117 Dokter Gugur Tangani Corona, PB IDI: Tetaplah Semangat dan Ikhlas Demi Masyarakat


Selasa, 22 September 2020 - 14:51:32 WIB
117 Dokter Gugur Tangani Corona, PB IDI: Tetaplah Semangat dan Ikhlas Demi Masyarakat Ilustrasi. Penanganan pasien corona. Net

HARIANHALUAN.COM–Pengurus Besar (PB) Ikatan Dokter Indonesia (IDI) mengimbau para petugas kesehatan yang berjuang dan berada di garda terdepan sebagai benteng terakhir melawan pandemi Covid-19 supaya tetap semangat, ikhlas dan mengutamakan rasa kemanusiaan yang tinggi dalam merawat masyarakat.

"Kami tahu pekerjaan kalian semua sangat berat dan berisiko, tapi saudara kita yang terinfeksi sangat berharap pula bantuan kita," kata Ketua Umum PB IDI dr Daeng Mohammad Faqih saat diskusi daring, Selasa (22/9/2020).

Senada dengan itu, Ketua Umum DPP Persatuan Perawat Nasional Indonesia Harif Fadhillah mengatakan pada 1.870 organisasi keperawatan dunia pernah mengatakan, bahwa perlu 150 tahun bagi dunia untuk melihat kebaikan perawat.

"Pas 150 tahun, Tuhan menunjukkan inilah momentum teman sejawat membuktikan kebaikan pada dunia dengan memberikan pelayanan yang terbaik pada masyarakat," kata dia.

Pada kesempatan itu, ia juga berpesan dan memohon kepada masyarakat agar bisa menjaga diri dan kesehatan masing-masing di samping perawat tetap memberikan layanan.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Sekretaris Jenderal PP Ikatan Bidan Indonesia Dr Ade Jubaedah yaitu mengimbau bidan di seluruh Tanah Air agar tetap bekerja dengan semangat dan menerapkan protokol kesehatan secara baik sesuai anjuran pemerintah.

"Masyarakat harus tetap menjaga imunitas, memakai masker apabila ke luar rumah, mencuci tangan dengan sabun pada air mengalir dan hindari kerumunan," katanya.

Sebelumnya, PB IDI mencatat 117 dokter meninggal dunia yang dilaporkan usai menangani kasus virus corona SARS-CoV2 (Covid-19) hingga Senin (21/9). Tak hanya terkonfirmasi positif Covid-19, nyawa para tenaga medis ini tidak bisa diselamatkan saat masih berstatus suspek (PDP).

"Sebanyak 117 dokter di Indonesia meninggal dunia akibat Covid-19 meski ada sebagian yang berstatus PDP. Tetapi semuanya dirawat/dimakamkan (sesuai standar) Covid-19," ujar Humas PB IDI Halik Malik saat dihubungi Republika, Senin (21/9).

Ia menyebutkan, 117 dokter ini terdiri dari 53 orang dokter spesialis, dua dokter residen, dan 62 dokter umum. Sebelumnya, staf khusus Menteri Kesehatan Bidang Pembangunan dan Pembiayaan Kesehatan, Alexander Kaliaga Ginting, menyatakan jumlah dokter meninggal di Indonesia menjadi yang terbanyak di Asia. (*)

loading...
 Sumber : Republika.co.id /  Editor : Dodi

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]