Bawaslu Dharmasraya Ajak Masyarakat Unduh Aplikasi Gowaslu


Selasa, 22 September 2020 - 15:22:31 WIB
Bawaslu Dharmasraya Ajak Masyarakat Unduh Aplikasi Gowaslu Salah seorang masyarakat pemilih di Kabupaten Dharmasraya mempelajari materi sosialisasi yang dibagikan pihak Bawaslu setempat terkait Aplikasi Gowaslu, Selasa (22/09).

HARIANHALUAN.COM - Jajaran Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat, mengajak masyarakat untuk mengunduh aplikasi Gowaslu, yang merupakan sebuah sistem informasi terkait pelaporan dugaan pelanggaran pemilu berbasis android.

"Aplikasi ini memudahkan setiap pengguna untuk memudahkan pemantauan secara partisipatif dalam mengirimkan setiap dugaan pelanggaran yang ditemukan dalam proses pelaksanaan pilkada serentak 2020," kata Koordinator Pengawasan, Hubungan Masyarakat dan Hubungan Antar Lembaga pada Bawaslu setempat, Laila Husni, di Dharmasraya, Selasa (22/09).

Menurutnya, penerapan basis tekhnologi dalam upaya pengawasan diyakini bisa mempercepat pelapor dalam menyampaikan materi laporan kepada pengawas pemilu untuk kemudian bisa dijadikan bukti permulaan untuk ditindaklanjuti sesuai prosedur dan standar kewenangan Bawaslu sebagai lembaga pengawas pemilu.

Selain itu, lanjutnya, dengan menggunakan aplikasi tersebut diharapkan mampu memicu kolaborasi antara pengawas pemilu dan masyarakat pemilih, dalam meningkatkan keberanian dalam mengawal tahapan demokrasi yang sejatinya adalah hak mereka untuk memastikan seluruh tahapan berlangsung jujur, adil, berintegritas dan bebas dari segala unsur kecurangan antar peserta pemilu.

"Sehingga keterbukaan informasi publik terkait hasil pengawasan secara cepat dan berkelanjutan bisa terlaksana dengan baik," tegasnya.

Disinggung tentang tata cara pengunduhan aplikasi tersebut ia menjelaskan secara umum tidaklah sulit, masyarakat tinggal masuk ke aplikasi Playstore dan ketika Gowaslu di kolom pencarian dan akan muncul aplikasi Gowaslu dengan gambar logo resmi Bawaslu, klik kemudian akan terunduh serta terinstal otomatis.

Setelah terinstal, lanjutnya, masyarakat bisa melakukan tahapan pendaftaran melalui rangkaian proses registrasi guna mendapatkan user-nama dan password untuk dapat menggunakan aplikasi tersebut.

"Silahkan isi menu pendaftaran dan persyaratan yang diminta seperti Nomor Induk Kependudukan (NIK), alamat email atau surat elektronik dan nomor telepon seluler," jelasnya.

Setelah berhasil melakukan registrasi, ulasnya, masyarakat pemilih bisa berperan aktif melaporkan empat jenis pelanggaran didasarkan pada pelanggaran yang sering terjadi dan berhubungan langsung dengan pemilih, seperti data pemilih, alat peraga kampanye, pelaksanaan kampanye tidak sesuai ketentuan dan praktik politik uang.

"Poin terpenting yang harus diingat adalah dalam setiap pelaporan harus mencantumkan keterangan yang sudah diatur dalam sistem aplikasi Gowaslu berupa tanggal dan waktu kejadian dan penjelasan berupa informasi tambahan tentang uraian kejadian dugaan pelanggaran yang terjadi," katanya.

Sebelumnya,  Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat, ingatkan seluruh Pasangan Calon (Paslon) beserta Tim Pemenangan dan Relawan agar turut berperan aktif dalam mewujudkan Pilkada Serentak 2020 yang ramah anak. 

"Hal itu sebagaimana tertuang dalam Surat Edaran Bersama (SEB) tentang pilkada ramah anak dalam pemilihan kepala daerah oleh Kementrian PPPA bersama Komisi Pemilihan Umum dan Bawaslu, " Ungkap Koordinator Divisi Hukum dan Pengawasan pada Bawaslu setempat, Alde Rado MA, di Dharmasraya, Jumat (18/09). (*)

 

loading...
Reporter : Rully Firmansyah /  Editor : Heldi Satria

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]