Indonesia Masuk Resesi Ekonomi, Dampaknya Mengerikan! 


Kamis, 24 September 2020 - 06:36:58 WIB
Indonesia Masuk Resesi Ekonomi, Dampaknya Mengerikan!  Menkeu Sri Mulyani.

HARIANHALUAN.COM - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan Indonesia secara resmi masuk zona resesi pada kuartal II/2020, dimana proyeksi pertumbuhan ekonominya diperkirakan minus 2,9 persen - minus 1,0 persen. Angka ini direvisi dari proyeksi sebelumnya minus 1,1 persen hingga positif 0,2 persen.

Pandemi Korona (Covid-19) memicu pertumbuhan ekonomi Indonesia minus atau negatif, meskipun konsumsi rumah tangga masih masuk zona kontraksi. "Yang terbaru per September 2020 ini, minus 2,9 persen-minus 1,0 persen. Negatif teritori pada kuartal III ini akan berlangsung di kuartal keempat," kata Sri Mulyani dalam konferensi pers APBN Kita September virtual, Selasa (22/9/2020).

Outlook indikator pertumbuhan ekonomi itu yakni, konsumsi Rumah Tangga/LNPRT dengan Kontraksi minus 3 persen hingga minus -1,5 persen, konsumsi Pemerintah dengan Positif 9,8 persen hingga 17 persen, investasi/PMTB dengan kontraksi -8,5 persen hingga -6,6 persen dan ekspor dengan Kontraksi -13,9 persen hingga -8,7 persen.

Dampaknya, perusahaan tidak mampu membayar gaji karyawannya, sehingga PHK menjai jalan keluar. Juga akan terjadi PHK massal dan angka pengangguran naik. Selain itu, PHK yang terjadi akan merata di hampir semua sektor, tidak hanya pariwisata dan perhotelan saja, tapi juga perdagangan, transportasi dan bisnis properti.

Tidak itu saja, inflasi yang rendah dan hilangnya daya beli masyarakat. "Perbaikan aktivitas ekonomi masih tertahan, membuat investasi masih wait and see," kata Sri Mulyani mengakhiri. (*)

loading...
 Sumber : Haluan Media Group /  Editor : Agoes Embun

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]