BMKG : Waspada Peluang Hujan Intensitas Tinggi hingga Jumat


Kamis, 24 September 2020 - 20:17:42 WIB
BMKG : Waspada Peluang Hujan Intensitas Tinggi hingga Jumat Ilustrasi

HARIANHALUAN.COM - Hujan lebat yang mengguyur Kota Padang mengakibatkan banjir di sejumlah tempat, Rabu (23/9) lalu. Kepala Stasiun Meteorologi Minangkabau Padang Pariaman, Sakimin mengatakan BMKG memprakirakan hujan dengan intensitas sedang-hingga lebat masih akan terjadi hingga Jumat ini.

"BMKG dalam hal ini stasiun meteorologi Minangkabau melihat, hingga jumat masih berpeluang terjadi hujan dengan intensitas sedang-lebat di wilayah pesisir sumbar," ungkap Sakimin yang dihubungi Harianhaluan.com via Whatsapp, Kamis (24/9/2020).

Berdasarkan analisis BMKG, terlihat adanya daerah penumpukan massa udara basah akibat pembelokan arus angin di daerah pesisir sumbar yang menyebabkan terjadinya hujan dengan intensitas sedang-lebat di sebagian besar pesisir barat sumbar.

"Mulai dari Kota Padang, Padang Pariaman, Pesisir Selatan, Padang Panjang, Agam, Pasaman Barat, Solok, Tanah Datar, dan sekitarnya," jelasnya.

Ia menambahkan, hujan terjadi secara merata di wilayah Kota Padang, dimana daerah yang perlu diwaspadai merupakan daerah yang sering menjadi langganan longsor dan banjir.

"Untuk daerah rawan longsor yaitu di Bungus, Sitinjau Laut, kemudian untuk beberapa daerah rawan banjir seperti di Jondul, Siteba, Kuranji, lubuk begalung perlu diwaspadai," katamya lebih lanjut.

Saat ini, ia menyebut kondisi cuaca terutama curah hujan bulanan tentunya akan kembali meningkat, mengingat BMKG memprakirakan puncak curah hujan bulanan terjadi pada bulan November-Desember.

Menyikapi prakiraan cuaca tersebut, masyarakat terus diminta untuk waspada dan terus mengikuti perkembangan informasi dari BMKG.

"BMKG dalam hal ini Stasiun Meteorologi Minangkabau selalu memberikan informasi prakiraan cuaca dan peringatan dini secara update melalui grup pesan online maupun melalui aplikasi infoBMKG. Oleh karena itu, masyarakat perlu mewaspadai apabila kondisi hujan intensitas tinggi terjadi dengan durasi yang cukup lama, atau kondisi cuaca dengan liputan awan gelap terjadi di hulu sungai," sambungnya.

Kondisi tersebut, kata dia dapat berpeluang tinggi menimbulkan bencana banjir dan banjir bandang, mengingat saat ini peluang terjadinya hujan kembali meningkat seiring memasukinya periode musim peralihan(Pancaroba) dari musim kemarau ke musim penghujan. (*)

Reporter : Yessi Yeswita /  Editor : Milna Miana

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]