Teman Dekat Pinangki Buang Ponsel ke Pantai Losari, Kejagung: karena Ketakutan, tapi Tak Punya Alasan Kenapa Takut


Kamis, 24 September 2020 - 21:24:10 WIB
Teman Dekat Pinangki Buang Ponsel ke Pantai Losari, Kejagung: karena Ketakutan, tapi Tak Punya Alasan Kenapa Takut Andi Irfan Jaya, seorang yang disebut dekat dengan Pinangki Sirna Malasari yang juga tersangka kasus suap dari Djoko Tjandra.

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Kejaksaan Agung (Kejagung) mengungkap Andi Irfan telah mengaku dirinya sengaja membuang HP ke laut dengan alasan ketakutan. 

Sebelumnya, informasi tersebut disampaikan Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) mbahwa Andi Irfan Jaya menghilangkan handphone-nya ke laut untuk menghilangkan alat bukti di pusaran kasus Joko Soegiarto Tjandra alias Djoko Tjandra. 

"Kemudian terkait handphone-nya Irfan. Benar bahwa hasil pemeriksaan yang bersangkutan mengatakan bahwa HP dibuang di Pantai Losari," kata Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejagung Ali Mukartono dalam rapat bersama Komisi III DPR, Kamis (24/9/2020).

Menurut Ali, HP tersebut bukan hilang, melainkan dibuang oleh Andi Irfan. Alasannya, Andi Irfan merasa ketakutan.

"Bukan hilang, ngaku dibuang, ya karena ketakutan. Tapi tidak punya alasan kenapa takut," ungkapnya.

Pihak Kejagung sendiri telah melakukan penggeledahan di kediaman Andi Irfan. Namun, HP tersebut tak ditemukan saat penggeledahan.

"Dan ini sudah dilakukan penggeledahan, baik di tempat tinggalnya di Sulawesi Selatan dan juga ada (tempat) singgahnya di Jakarta, dan itu tidak ditemukan HP yang bersangkutan," jelasnya.

Sebelumnya, Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) mengaku mendapat informasi bahwa Andi Irfan Jaya telah menghilangkan alat bukti berupa sebuah ponsel ke Laut Losari, Makassar, Sulawesi Selatan. Ponsel tersebut dibuang diduga untuk menghilangkan bukti percakapannya dengan Djoko Tjandra.

"Berdasar informasi, AIJ telah membuang handphone yang dimilikinya dan dipakai pada bulan November 2019 hingga Agustus 2020 berupa handphone merek iPhone 8 yang diduga telah dibuang di laut Losari, waktu pembuangan handphone diduga sekitar bulan Juli-Agustus 2020," kata Koordinator MAKI, Boyamin Saiman, dalam keterangan pers tertulis, Selasa (22/9).

"Handphone tersebut diduga berisi percakapan AIJ dengan PSM dan JST terkait rencana permohonan fatwa perkara JST dan diduga berisi action plan pengurusan fatwa beserta upah jika berhasil mengurus fatwa," tutur Boyamin. (*)

loading...
 Sumber : detik.com /  Editor : Rahma Nurjana

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Sabtu, 22 Agustus 2020 - 17:12:42 WIB

    Ditemani Kaesang, Presiden Perkenalkan Sepeda Unik Karya Anak Bangsa

    Ditemani Kaesang, Presiden Perkenalkan Sepeda Unik Karya Anak Bangsa HARIANHALUAN.COM - Presiden Joko Widodo pada pagi ini, Sabtu, 22 Agustus 2020, bersepeda di area Istana Kepresidenan Bogor dan Kebun Raya Bogor. Presiden tampak ditemani putra bungsunya, Kaesang Pangarep..
  • Jumat, 14 Agustus 2020 - 17:13:09 WIB

    70% Pelaku Kekerasan Anak adalah Teman Sebaya dan Keluarga

    70% Pelaku Kekerasan Anak adalah Teman Sebaya dan Keluarga HARIANHALUAN.COM – Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) memberikan pendampingan psikologi untuk menghilangkan trauma kepada 59 anak korban kekerasan seksual dengan rentang usia 13-16 tahun b.
  • Sabtu, 23 November 2019 - 15:23:29 WIB

    Ryamizard: Kita Teman Sama Negara Komunis, Tapi...

    Ryamizard: Kita Teman Sama Negara Komunis, Tapi... JAKARTA, HARIANHALUAN.COM — Mantan Menteri Pertahanan, Ryamizard Ryacudu, menekankan Indonesia bisa menjalin persahabatan dengan negara manapun termasuk komunis . Namun tidak untuk ideologinya kalau masuk ke Tanah Air..
  • Jumat, 24 Juni 2016 - 04:55:24 WIB

    Kasus Teman Ahok Bisa Batalkan Pencalonan BTP

    Kasus Teman Ahok Bisa Batalkan Pencalonan BTP JAKARTA, HALUAN — Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah menyebut jika kasus Teman Ahok bisa membatalkan pencalonan Basuki Tjahaja Purnama (BTP) sebagai gubernur DKI Jakarta..
  • Sabtu, 18 Juni 2016 - 06:59:59 WIB

    Teman Ahok Gugat UU Pilkada ke MK

    Teman Ahok Gugat UU Pilkada ke MK JAKARTA, HALUAN —Teman Ahok resmi mengaju­kan gugatan judicial review ke Mahkamah Konstitusi (MK) terkait revisi UU Pil­kada ke Mahkamah Kons­titusi, Jumat (17/6) siang. .

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]