Hendrajoni Janji Bangun Rumah Rusak akibat Banjir di Pessel


Kamis, 24 September 2020 - 23:35:13 WIB
Hendrajoni Janji Bangun Rumah Rusak akibat Banjir di Pessel Bupati Pessel  Hendrajoni menyerahkan bantuan Beras sebanyak  2 ton terhadap korban banjir di Batang Kapas, dan berjanji akan membangun kembali rumah warga yang rusak. Foto: M Joni

HARIANHALUAN.COM - Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni mengatakan, pihaknya akan membangun kembali rumah warga yang rusak disebabkan bencana alam banjir yang terjadi, Rabu (23/9) di beberapa daerah.

"Pembangunan rumah yang hancur tersebut dimaksud untuk meringankan beban masyarakat yang menjadi korban banjir, terutama bagi rumahnya yang rusak  akan segera dibangun melalui bantuan bedah rumah," kata Hendrajoni pada saat peninjauan kelapangan  di Nagari IV Koto Hilie, Batang Kapas dan Sungai Nipah, Kecamatan IV Jurai,  Kamis (24/9).

Hendrajoni memerintahkan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama pihak kecamatan dan pemerintahan nagari, segera menuntaskan pendataan terhadap warga yang terkena musibah banjir untuk mendapatkan data yang akurat.

Dalam kunjungan kelapangan tersebut, Hendrajoni juga menyerahkan bantuan beras  sebanyak 2 ton dan memberikan 500 nasi bungkus untuk para korban banjir dan beras, bantuan beras diserahkan melalui Wali Nagari  kepada Kepala Keluarga (KK), setiap KK menerima sebanyak 10 Kg beras.

Sedangkan tentang nasi bungkus sudah dipesan langsung kepada salah satu rumah makan agar mengirim nasi bungkus ke lokasi banjir di Palobanda dan sekitarnya, masyarakat tidak perlu cemas, berkaitan kebutuhan beras bagi masyarakat yang menjadi korban bencana selama masa tanggap darurat. Karena daerah masih memiliki cadangan beras di gudang Bulog.

"Masyarakat tidak perlu cemas karena S

Stok beras cukup, masyarakat korban bencana  agar  segera melaporkan kepada Wali Nagari agar bantuan bisa segera disalurkan. Pihaknya  tidak menginginkan ada masyarakat yang tidak mendapat makanan akibat bencana ini," tegasnya.

Dia meminta kepada masyarakat korban banjir agar tetap bersabar menerima cobaan ini, tidak ada satu orangpun yang menginginkan  musibah, masyarakat diminta selalu berdoa dan memperkuat keimanan dan ketaqwaannya  kepada Tuhan yang Maha Esa.

"Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan akan  terus berupaya untuk membantu masyarakat, baik untuk kebutuhan makanan, maupun terhadap rumahnya yang hancur," ungkapnya.

Bupati juga telah memerintah BPBD dan Dinas Pangan Pessel agar turun langsung ke beberapa nagari, untuk melihat secara langsung kondisi masyarakat yang menjadi korban bencana banjir.

Kepala BPBD Pessel, Herman Budiarto, melalui Kasi Kedaruratan, Hasnul Karim mengatakan, pihaknya saat ini belum bisa menjelaskan secara rinci tentang kerugian yang dialami oleh masyarakat dan daerah akibat banjir musibah banjir tersebut.

Data sementara, khusus di Nagari IV Koto Hilie Kecamatan Batang Kapas terdapat sebanyak 180 unit rumah yang terendam. Bagi warga yang rumahnya terendam sedang dilakukan  pembersihan rumah masyarakat yang  di genangan lumpur.

"Selain itu juga ada tiga ekor sapi milik warga yang hilang, serta 1 unit jembatan gantung sepanjang 45 meter yang putus," tuturnya

Dikatakannya, jembatan gantung yang putus sepanjang 45 meter disebabkan dihondoh  banjir. Kemudian kerusakan insfrasruktur jalan sarana penghubung Dusun Salak dengan Kampung Jalamu. Pada seberang sungai terdapat sebanyak 15 rumah kepala keluarga (KK), perbaikan jembatan gantung itu segera diupayakan melalui tanggap darurat. (*)

loading...
Reporter : M Joni /  Editor : Milna Miana

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]