Gagal Maju Pilkada Kabupaten Solok, Iriadi Dt. Tumanggung Tempuh Jalur Hukum ke Bawaslu


Jumat, 25 September 2020 - 20:12:24 WIB
Gagal Maju Pilkada Kabupaten Solok, Iriadi Dt. Tumanggung Tempuh Jalur Hukum ke Bawaslu Tokoh perantau Solok, Eddie Moeras memberi keterangan kepada sejumlah wartawan di Padang.

HARIANHALUAN.COM - Setelah dinyatakan gagal maju dalam Pilkada 2020 oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Solok, Iriadi Dt. Tumanggung melakukan second opinion dan menempuh upaya hukum ke Bawaslu Kabupaten Solok. 

Sebelumnya, bakal calon Bupati Solok itu telah menjalani beberapa tahapan KPU. Namun Iriadi dinyatakan gagal pada saat menjalani tes kesehatan yang dilakukan di RSUP M. Djamil Padang.

"Sama-sama kita ketahui, di saat pelaksanaan tahapan pemeriksaan berkas, keempat paslon Bupati Solok, semuanya dinyatakan lolos. Namun pada tahapan tes kesehatan, Bapak Iriadi dinyatakan gagal," ujar tokoh perantau Solok, Eddie Moeras kepada sejumlah wartawan di Padang, Jumat (25/9/2020).

Setelah dinyatakan tidak sehat dari hasil pemeriksaan IDI itu, kata dia, Iriadi kembali melakukan pemeriksaan (second opinion) melalui dokter jantung di Rumah Sakit Jantung DKI Jakarta dan Rumah Sakit Semen Padang Hospital.

"Hasil dari second opinion itu, kesehatan Bapak Iriadi dalam keadaan baik," terang Eddie lagi.

Ditambahkannya, semoga KPU Kabupaten Solok lebih hati-hati, objektif dan berkeadilan dalam memutus serta menetapkan suatu keputusannya karena hal ini juga mwnyangkut kepentingan publik dan masyarakat Kabupaten Solok baik yang berada di Ranah Minang maupun di rantau.

Atas hasil second opinion yang dilakukan, sambung Eddie, sesuai pernyataannya, Iriadi Dt. Temanggung yang gagal ditetapkan senagai calon, akan mengajukan upaya hukum ke Badan Pengawasan Pemilu Kabupaten Solok," tukasnya.

Dijelaskan Eddie, berharap dan semoga upaya hukum yang dilakukan, dapat dipertimbangkan oleh pihak terkait secara bijaksana dan seadil-adilnya supaya demokrasi dan hukum dapat ditegakkan di Kabupaten Solok.

"Semoga semua pihak tidak beropini dan dapat menahan diri serta tidak menyimpulkan berdasarkan asumsi masing-masing, kecuali telah diputus oleh instansi yang berwenang dan telah berkekuatan hukum tetap dan mengkilat," tandasnya.(*)
 

loading...
Reporter : Buliza Rahmat /  Editor : Nova Anggraini

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]