Mood Anda Sering Berubah? Waspada Tumor Otak


Senin, 28 September 2020 - 11:36:18 WIB
Mood Anda Sering Berubah? Waspada Tumor Otak Ilustrasi

HARIANHALUAN.COM - Ada banyak jenis tumor otak. Gejala tumor otak umumnya bervariasi tergantung pada jenis, ukuran, dan lainnya.

Beberapa jenis tumor pada otak bersifat kanker atau ganas. Namun, beberapa di antaranya bersifat non-kanker atau jinak.

Ada banyak gejala yang ditimbulkan. Namun, kecil kemungkinan seseorang akan mengalami semua gejala.

Berikut beberapa gejala tumor otak, melansir Healthline.

1. Perubahan sakit kepala
Sakit kepala yang kian memburuk adalah gejala umum yang memengaruhi sekitar 50 persen pasien tumor otak.

Tumor pada otak dapat menekan saraf dan pembuluh darah yang sensitif. Kondisi ini dapat menyebabkan perubahan pola sakit kepala, seperti berikut:

- merasakan sakit yang terus menerus, tapi tidak seperti migrain

- terasa lebih sakit saat bangun di pagi hari

- disertai muntah atau gejala neurologis lainnya

- terasa lebih sakit saat berolahraga, batuk, atau saat berubah posisi

- tak dapat diredam dengan obat pereda nyeri

Namun, perlu diketahui pula bahwa sakit kepala disebabkan oleh banyak hal, mulai dari kurang tidur hingga stroke.

2. Kejang
Tumor pada otak dapat menekan sel saraf di otak. Kondisi tersebut dapat mengganggu sinyal listrik dan mengakibatkan kejang.

Pada beberapa kasus, kejang menjadi tanda awal tumor otak. Sekitar 50 persen orang dengan tumor otak mengalami setidaknya satu kali kejang.

Selain tumor otak, kejang juga disebabkan oleh beberapa kondisi lain termasuk saat seseorang berhenti mengonsumsi obat-obatan.

3. Perubahan suasana hati
Tak hanya mengganggu fungsi otak secara fisik, tumor otak juga mengganggu secara psikis. Tumor otak dapat memengaruhi kepribadian dan suasana hati yang tidak dapat dijelaskan. Berikut beberapa contohnya:

- menjadi lebih mudah tersinggung

- menjadi seseorang yang pasif dan pemalas

- tiba-tiba marah tanpa alasan yang jelas

Gejala-gejala di atas bisa disebabkan oleh tumor yang berada di bagian tertentu pada otak besar, lobus frontal, dan lobus temporal.

Selain tumor otak, perubahan kepribadian dan perubahan suasana hati juga disebabkan oleh gangguan mental, penyalahgunaan obat, dan gangguan lain yang melibatkan otak.

4. Kehilangan memori dan kebingungan
Masalah memori disebabkan oleh tumor yang terletak di lobus frontal atau temporal. Tumor di lobus frontal juga dapat memengaruhi kemampuan menalar dan mengambil keputusan.

Umumnya, pada gejala ini, seseorang akan mengalami beberapa hal berikut:

- sulit berkonsentrasi dan mudah teralihkan

- sering bingung tentang hal-hal yang sederhana

- tak dapat melakukan banyak tugas dan sulit membuat rencana

- masalah pada memori jangka pendek

Kondisi tersebut bisa terjadi pada setiap tahap tumor otak. Kondisi tersebut juga bisa menjadi efek samping dari kemoterapi, radiasi, atau perawatan kanker lainnya.

Masalah kognitif ringan seperti di atas juga dapat terjadi karena berbagai alasan seperti kekurangan vitamin, penggunaan obat tertentu, dan gangguan emosional lainnya.

5. Kelelahan
Orang dengan tumor otak umumnya akan mengalami kelelahan yang tidak biasa. Berikut beberapa bentuk kelelahan yang bisa mengindikasikan tumor otak:

- merasa lelah sepanjang waktu

- merasa sangat lelah hingga anggota tubuh terasa berat

- sering tertidur di siang hari

- kehilangan kemampuan untuk fokus

- mudah tersinggung dan tidak sopan

Kelelahan bisa disebabkan oleh tumor otak yang bersifat kanker. Namun, kelelahan juga bisa menjadi efek samping dari pengobatan kanker. Kondisi lain yang menyebabkan kelelahan di antaranya autoimun, gangguan neurologis, dan anemia.

6. Depresi
Depresi adalah gejala umum di antara orang-orang yang didiagnosis tumor otak. Depresi umumnya hadir dengan beberapa tanda seperti berikut:

- perasaan sedih yang berlangsung lama

- kehilangan minat pada hal-hal yang sebelumnya disukai

- kekurangan energi dan insomnia

- muncul pikiran untuk menyakiti diri sendiri hingga bunuh diri

- perasaan bersalah atau tidak berharga

7. Mual dan muntah
Pada tahap awal, seseorang dengan tumor otak akan mengalami mual dan muntah. Pasalnya, tumor menyebabkan ketidakseimbangan hormon.

8. Mati rasa
Perasaan lemah bisa terjadi karena tubuh sedang melawan tumor. Beberapa tumor otak juga dapat menyebabkan mati rasa atau kesemutan pada tangan dan kaki. Mati rasa umumnya terjadi pada satu sisi tubuh dan dapat mengindikasikan tumor pada bagian otak tertentu.(*)

 Sumber : cnnindonesia /  Editor : Nova Anggraini

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]