Gandeng Satpol PP dan Polisi, Bawaslu Dharmasraya Tertibkan Alat Peraga Sosialisasi


Senin, 28 September 2020 - 16:47:35 WIB
Gandeng Satpol PP dan Polisi, Bawaslu Dharmasraya Tertibkan Alat Peraga Sosialisasi Petugas gabungan saat melakukan penertiban sejumlah alat peraga sosialisasi di sepanjang jalan lintas Sumatera, Senin (28/9/2020).

HARIANHALUAN.COM - Memasuki hari ketiga masa kampanye Pilkada Serentak 2020, jajaran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) bersama Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat, menertibkan seluruh alat peraga sosialisasi sejumlah tokoh politik dan tokoh masyarakat daerah itu, Senin (28/9/2020). 

"Alat peraga tersebut bukan termasuk alat peraga kampanye pasangan calon dan materi citra diri serta dipasang belum merujuk pada regulasi zonasi dan ketentuan lain yang mengatur sistem kampanye bagi  pasangan calon," Ketua Bawaslu setempat, Syamsurizal di Dharmasraya. 

Baca Juga : Diduga Langgar Kode Etik Pemilu 2020, KPU dan Bawaslu Sijunjung Disidang DKPP 

Menurutnya, penertiban itu merupakan upaya untuk menegaskan kepada masyarakat nantinya terkait pasangan calon yang akan berkompetisi pada Pilkada kali ini. Terkait pemasangan alat peraga yang menyalahi aturan, seperti dipasang di pohon, pinggir jalan umum dan desainnya belum mendapatkan pengesahan dari pihak Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat. 

Sementara, lanjutnya, untuk pemasangan alat peraga kampanye di posko-posko pemenangan pasangan calon, dia menegaskan hingga saat ini tidak ada aturan yang melarang, baik dari segi desain, ukuran maupun jumlahnya. Dia menjelaskan, pada kegiatan penerbitan itu, disamping melibatkan petugas Satpol PP setempat juga didampingi oleh petugas kepolisian dari jajaran Polres Dharmasraya.

Baca Juga : Tindak Pidana Pilkada, Kadis PMD dan Lima Kades Masuk Penjara

Kegiatan ini akan dilaksanakan selama dua hari dan pada hari pertama ini sudah ditertibkan sedikitnya 500 lembar alat sosialisasi yang terpasang di sepanjang jalan lintas Sumatera. "Untuk wilayah lainnya, akan ditertibkan oleh masing-masing Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) hingga ke 52 nagari yang ada," jelasnya. 

Dia mengimbau kepada seluruh pasangan calon dan seluruh unsur partai pengusul dan pendukung agar tetap mematuhi regulasi tentang tata cara berkampanye. 
"Dengan demikian, komitmen bersama untuk melaksanakan seluruh tahapan Pilkada secara berintegritas, damai, sejuk dan menjunjung tinggi semangat demokrasi, bisa terlaksana baik di Kabupaten Dharmasraya," tutupnya. 

Baca Juga : Sidang Pembuktian Gugatan Pilgub Kabupaten Solok Selesai, Diputuskan pada Maret

Pantauan harianhaluan.com, meskipun terjadi penolakan dan bantahan dari masing-masing tim pemenangan pasangan calon, namun kegiatan penertiban berlangsung tertib dan lancar dibawah pengawasan ketat petugas kepolisian setempat. Masing-masing tim pemenangan merasa landasan yang digunakan pihak Bawaslu pada penertiban itu masih belum tepat karena ada beberapa alat peraga mereka nilai tidak melanggar aturan karena tidak mencantumkan citra diri selaku peserta Pemilu. (*)

Reporter : Rully Firmansyah | Editor : Agoes Embun
TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]