Hati-hati! Aplikasi Android Ini Hasilkan Tagihan Meski Tak Memesan


Rabu, 30 September 2020 - 13:40:54 WIB
Hati-hati! Aplikasi Android Ini Hasilkan Tagihan Meski Tak Memesan Ilustrasi

HARIANHALUAN.COM - Joker kembali menjadi malapetaka bagi pengguna Google Play Store. Bagi mereka yang tidak terbiasa dengan bentuk malware ini, Joker dapat melewati sistem keamanan Google dengan menunda niat jahatnya, sehingga memungkinkannya berjalan melewati pengamanan raksasa Mountain View. 

Setelah diinstal pada handphone Anda melalui aplikasi yang terinfeksi, ini membantu memuat lebih banyak malware di perangkat yang membuat pengguna berlangganan layanan WAP (protokol aplikasi nirkabel) premium tanpa sepengetahuan atau persetujuan Anda.

Menurut firma keamanan ZScaler, Joker juga dapat membantu pelaku jahat mencuri pesan SMS, daftar kontak, dan informasi yang berkaitan dengan perangkat Anda.

Tim peneliti ThreatLabZ dari Zscaler telah memantau malware Joker dan baru-baru ini menemukan tanda-tanda malware tersebut dipindahkan ke Google Play Store. Peneliti, selama bulan ini, menemukan 16 aplikasi berbahaya yang menggunakan malware Joker. Aplikasi diinstal pada sekitar 120.000 perangkat Android.

Google pun merespons dengan telah menghapus 16 aplikasi yang ditandai oleh ThreatLabZ dari Play Store. Tetapi penghapusan di Play Store tidak dapat menghapus aplikasi berbahaya ini dari ponsel Anda, bila aplikasi telah pengguna "comot" dari toko aplikasi. Jadi ini tugas kita sebagai pemilik handphone untuk men-delete-nya.

16 aplikasi yang harus Anda hapus dari perangkat Android Anda meliputi:
- All Good PDF Scanner
- Blue Scanner
- Care Message
- Desire Translate
- Direct Messenger
- Hummingbird PDF Converter - Photo to PDF
- Meticulous Scanner
- Mint Leaf Message-Your Private Message
- One Sentence Translator - Multifunctional Translator
- Paper Doc Scanner
- Part Message
- Private SMS
- Style Photo Collage
- Talent Photo Editor - Blur focus
- Tangram App Lock
- Unique Keyboard - Fancy Fonts & Free Emoticons

Untuk melewati pertahanan Google, pelaku kejahatan menyalin fungsi aplikasi yang sah dan mengunggahnya ke Play Store. Pada awalnya, aplikasi akan berjalan tanpa masalah.

Namun, setelah beberapa jam atau selama beberapa hari, komponen lain ditambahkan ke aplikasi dan aktivitas berbahaya mulai berlangsung.

Jika Anda memiliki ponsel atau tablet Android, periksa untuk memastikan tidak ada aplikasi yang diunduh di perangkat Anda. Buka Pengaturan> Aplikasi & pemberitahuan> Info aplikasi dan Anda akan melihat daftar aplikasi Anda saat ini dalam urutan abjad. (*)

loading...
 Sumber : sindonews.com /  Editor : Heldi Satria

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Kamis, 02 April 2020 - 11:03:45 WIB

    Hati-hati! Aplikasi Zoom Ternyata Rawan Pembajakan

    Hati-hati! Aplikasi Zoom Ternyata Rawan Pembajakan JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Badan Intelijen Amerika Serikat (FBI) memperingatkan peretas atau hacker telah membajak pengguna yang melakukan konferensi video dan ruang online dengan aplikasi Zoom. Seperti diketahui, aplikasi i.
  • Selasa, 03 Maret 2020 - 15:23:55 WIB

    Hati-hati! Ada Penipuan Atas Nama Bea Cukai, Begini Modusnya

    Hati-hati! Ada Penipuan Atas Nama Bea Cukai, Begini Modusnya JAKARTA, HARIANHALUAN.COM -- Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan per 1 Januari hingga 31 Januari 2020 sudah menerima 283 laporan kasus penipuan yang mengatas namakan otoritas kepabeanan..
  • Jumat, 28 Februari 2020 - 20:36:08 WIB

    Hati-hati! Penipuan Rekayasa Sosial Makin Marak, Kenali Modusnya

    Hati-hati! Penipuan Rekayasa Sosial Makin Marak, Kenali Modusnya JAKARTA, HARIANHALUAN.COM -- Anda mungkin sudah mengetahui modus-modus penipuan digital yang kerap terjadi. Mulai dari undian berhadiah, peretasan e-mail, phising, hingga modus "mama minta pulsa.".

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]