Generasi Milenial


Rabu, 30 September 2020 - 22:09:10 WIB
Generasi Milenial Muhammad Padli

Generasi milenial itu adalah generasi yang rasional dalam menentukan pilihan politiknya, dalam bahasa teknis politik praktisnya lazim disebut sebagai massa mengambang. Mereka akan menentukan pilihan politiknya ketika calon pemimpin yang berkontestasi mampu meyakinkan mereka secara rasional dan juga harus teruji.

Oleh: Muhammad Padli - Mahasiswa Jurusan Ilmu Politik Unand

Apa hanya sampai disana? Tentu tidak, generasi milenial itu tidak puas hanya dengan diyakinkan saja, harus ada pembuktian atas apa yang telah mereka pertanyakan. Konflik-konflik warisan generasi terdahulu, agaknya tidak menjadi konsumsi yang nikmat bagi generasi milenial. Zaman terus berubah, konstelasi sosialpun tidak sama seperti era generasi sebelumnya, akal budi generasi milenial juga tidak lagi sama, mereka menuntut perubahan untuk menjawab tantangan zamannya, bukan pewarisan konflik. 

Apa yang calon pemimpin yang turut dalam kontestasi bisa tawarkan dan hadirkan untuk generasi yang rasional dalam menjawab tantangan zamannya?  Pemimpin yang nantinya akan menduduki jabatan strategis dalam pemerintahan harus berinovasi lebih dan juga harus lebih dekat dengan kehidupan milenial untuk memahami kebutuhan mereka dalam menjawab tantangan zamannya. Mereka adalah yang nantinya melanjutkan tongkat estafet di Solok Selatan.

Apa yang generasi sebelumnya ingin wariskan kepada generasi milenial ini? Konflik horizontal? Illegal mining? Apa yang dilakukan oleh generasi terdahulu akan menjadi pembelajaran bagi generasi milenial ini. Pemimpin bukan saja memerintah, tapi pemimpin juga harus mendidik. Dengan cara seperti itulah estafet perubahan zaman bisa disambut oleh milenial.

Seyogyanya, generasi milenial pasti mengerti bahwasanya illegal mining itu berdampak buruk dari banyak segi. Katakanlah hal tersebut cara cepat mendapatkan uang, tapi tunggu dulu, Illegal mining berdampak buruk kepada lingkungan jika tanpa regulasi yang mengatur. Kajian dampak lingkungan sangat vital perannya karena ini berkaitan dengan alam, kita hidup bergantung pada alam, jika alam yang kita jadikan gantungan itu rusak kemana lagi kita bergantung?

Allah SWT dalam Surah Al-Baqarah ayat 30 telah mewanti-wanti kita tentang perbuatan merusak ini dan di surah tersebut juga disebut kata pemimpin atau khalifah, maka khalifah yang kita butuhkan disini ialah yang bijaksana dan mendidik. Sekarang illegal mining apa memikirkan dampaknya sampai kesana? Belum lagi tentang keselamatan kerja, siapa yang bertanggungjawab atas hal tersebut? Apakah illegal mining ini tidak bisa dilegalkan? 

Jawabannya bisa, tapi tentu butuh pengkajian panjang dan regulasi yang memadai untuk menjadikannya legal. Itu bukan pekerjaan mudah tapi bukan berarti tidak bisa, jika saja usaha itu berhasil ini akan berdampak baik untuk pendapatan daerah dan pemerataan pendapatan. Tapi hal ini butuh pengkajian lebih.

Pendapatan daerah Solok Selatan itu termasuk kecil, otomatis pendapatan perkapitanya terhitung kecil harusnya, lebih parahnya lagi pendapatan tersebut tidak merata dan justru mengalir pada segelintir orang saja, akhirnya ketimpangan ekonomi yang signifikan yang terjadi, apakah hal tersebut memberikan dampak yang baik pada pemasukan daerah?

Tentu tidak, jika seandainya memberikan nilai tambah pada pemasukan daerah tentu itu lebih baik karena bisa dipergunakan untuk biaya pelayanan publik atau pembangunan infrastruktur. Bagaimana dengan konflik horizontal? Hal ini tidak masuk akal untuk diwariskan. Lambat laun konflik ini akan habis, percuma dilakukan upaya pengawetannya karena generasi milenial itu saling berhubungan satu sama lain. Yang generasi milenial itu butuhkan adalah keterhubungan mereka satu sama lain dan menghilangkan sekat-sekat yang ditimbulkan oleh konflik tersebut.

Calon pemimpin yang dalam visi misinya memprioritaskan satu daerah dibanding daerah yang lain tentu bukanlah sikap yang adil dan tidak mendidik. Seharusnya pewarisan secara simbolik ini tidak dilakukan, pembangunan itu harus merata. Generasi milenial Solok Selatan butuh pemimpin yang rasional, cerdas, mendidik, dan adil untuk nantinya estafet itu disambut lagi oleh generasi selanjutnya. (*)

loading...
 Editor : Agoes Embun

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]