Dua Bendungan di Padang Pariaman Kondisinya Memprihatinkan


Kamis, 01 Oktober 2020 - 22:38:44 WIB
Dua Bendungan di Padang Pariaman Kondisinya Memprihatinkan Bendungan irigasi, di Lubuak Kuniang Alahan Tabek di Sikucur Barat, Kecamatan V Koto Kampung Dalam yang sudah jebol.

HARIANHALUAN.COM - Dua bendungan irigasi, di Lubuak Kuniang Alahan Tabek di Sikucur Barat dan Bendungan Irigasi di Lubuk Jambu di Nagari Sikucur Tengah, Kecamatan V Koto Kampung Dalam Padang Pariaman, makin memprihatinkan.
   
Bendungan Alahan Tabek itu sudah  putus atau ambruk akibat diterjang arus sungai yang deras disertai banjir tiga pekan lalu.
   
Sebelumnya kondisi bendungan itupun sudah rusak dan dampak dari kerusakan itu, 40 hektar lahan persawahan masyarakat untuk bercocok tanam padi, terancam berbandar langit.
   
Sampai tadi siang, kondisi kerusakan bendungan masih belum teratasi oleh pihak berkompten di daerah setempat.
   
Masyarakat berharap, akan perbaikan bendungan, sebab sangat bermanfaat banyak untuk geliat perekonomian dan ketahanan pangan.
    
Wali Nagari Sikucur Barat, Rapi'i yang dihubungi, harianhaluan.com, Kamis (1/10-2020), atas kerusakaan bendungan, pihak nagari sudah memasukan proposal ke Dinas PU Kabupaten dan Provinsi Sumbar untuk solusi kerusakan, sudah hampir dua minggu.
   
Sementara kerusakan bendungan irigasi di Lubuk Jambu Sikucur Tengah, sayap bendungan tampak sudah patah.
    
Dan sampai Kamis ini, terlihat kondisinya makin parah, dan dampak lain, 50 hektare sawah masyarakat disini, terancam jadi sawah tadah hujan.
    
Upaya untuk mengatasi itu secara fisik belum bisa, kalau di laksanakaan dengan dana desa tak terjangkau.
    
Namun pihak nagari sudah menaikan proposal ke Dinas PU Kabupaten Padang Pariaman dan ke  porvinsi Sumbar untuk bantuan  mengatasinya.
    
Sudah, proposalnya sudah kita antarkan ke pihak berkompeten di kabupaten dan provinsi, kini sedang menunggu hasilnya, kata Wali Nagari Sikucur Tengah, Edwarman yang dihubungi.
   
"Mudah-mudahan proposal yang diajukan membuahkan basil, bagaimana tak akan kawatir, banyak warganya yang ke sawah bertanam padi," kata Edwarman.
  
Kini cuaca tak menentu, kadang hujan  kadang panas, terkadang hujan lebat dihulu arus air bertambah deras disertai debit yang tinggi, mengerus sayap bendungan yang sudah rusak, alhirnya bertambah rusak parah. (*)

 

loading...
Reporter : Trisnaldi /  Editor : Heldi Satria

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]