DPO Kejari Sawahlunto Melawan Saat Ditangkap


Jumat, 02 Oktober 2020 - 13:51:56 WIB
DPO Kejari Sawahlunto Melawan Saat Ditangkap Terpidana kasus penipuan ratusan juta rupiah berhasil ditangkap setelah masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) tim Intelijen Kejaksaan Agung bersama Tim Kejakaaan Tinggi Sumatera Barat dan Kejaksaan Negeri Sawahlunto.

HARIANHALUAN.COM - Terpidana kasus penipuan ratusan juta rupiah berhasil ditangkap setelah masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) tim Intelijen Kejaksaan Agung bersama Tim Kejakaaan Tinggi Sumatera Barat dan Kejaksaan Negeri Sawahlunto.

Terpidana atas nama Anita Mardalena (27) ditangkap di Jalan Jati Koto Panjang, Kelurahan Jati, kecamatan Padang Timur, Kota Padang, Selasa (29/9/2020) sekitar pukul 12.15 WIB. Terpidana sendiri merupakan DPO Kejari Sawahlunto.

"Ya, terpidana ditangkap dikawasan tersebut pada Selasa (29/9/2020) kemarin. Usai ditangkap, terpidana kemudian dibawa ke Kejati Sumbar," kata Kasi Intel Kejati Sumbar, Teguh Wibowo, Jumat (2/10/2020) saat dihubungi wartawan.

Selanjutnya, kata dia, yang bersangkutan kemudian dibawa ke Kejari Sawahlunto karena terpidana merupakan DPO dari kejaksaan tersebut yang kabur setelah diganjar pidana kurungan selama 1 tahun 6 bulan.

"Berdasarkan putusan MA Nomor 991 K/Pid/2018 tanggal 21 November 2018, dengan amar putusan bahwa terpidana dijatuhkan hukuman pidana kurungan tersebut," terang Teguh.

Untuk kronologis penangkapan, berawal saat dilakukan pengintaian terhadap sebuah rumah yang dicurigai tempat terpidana bersembunyi. Namun ketika berusaha masuk ke dalam rumah, tim mendapat perlawanan dari pemilik rumah.

Setelah mendapat bantuan dari kelurahan dan RT setempat, tim berhasil masuk ke dalam rumah akan tetapi masih belum menemukan terpidana. Kemudian, 8 orang keluarga terpidana mendatangi rumah tersebut.

Kedatangan keluarga terpidana menjadi petunjuk bahwa benar terpidana di rumah tersebut dan tim akhirnya memutuskan kembali masuk ke dalam rumah yang telah dicurigai oleh tim intelijen.

Akhirnya terpidana berhasil ditemukan yang ketika itu sedang bersembunyi dibawah tumpukan kain kotor di dalam rumah tersebut. Saat hendak dibawa, tim mendapat perlawanan dari keluarganya.

Selanjutnya, terpidana langsung dibawa ke kejaksaan tinggi Sumbar, kemudian tim pun langsung memutuskan untuk membawa terpidana ke Sawahlunto dan pada pukul 17.00 WIB setelah dieksekusi di rutan kelas II B kota Sawahlunto. (*)

Reporter : Buliza Rahmat /  Editor : Milna Miana

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]