Deni Wulandari: Berkat JKN-KIS, Biaya Persalinan Saya Gratis dan Pelayanan BPJS Nyaman Seperti Pasien Umum


Sabtu, 03 Oktober 2020 - 11:36:49 WIB
Deni Wulandari: Berkat JKN-KIS, Biaya Persalinan Saya Gratis dan Pelayanan BPJS Nyaman Seperti Pasien Umum Deni Wulandari pengguna JKN-KIS BPJS Kesehatan, tengah menjalani perawatan di RSIA Permata Bunda Solok.

HARIANHALUAN.COM - Tidak dipungkiri, ketika seseorang berobat ke Rumah Sakit yang terlintas dibenaknya adalah masalah biaya. Terutama masyarakat yang ekonominya berada ditingkat menengah ke bawah.

Hal itulah yang menjadikan seseorang takut untuk berobat dan bahkan ada diantaranya rela menahan sakit serta memilih tergeletak dirumah menanggung sakitnya, karena tidak memiliki uang untuk biaya Rumah Sakit yang jumlahnya tidak sedikit banyaknya.

Namun ketakutan itu pun akhirnya terjawab dengan adanya program Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS), yang dikelola oleh BPJS Kesehatan sebagai badan hukum yang diamanahkan untuk menyelenggarakan program JKN-KIS untuk mendatangkan manfaat besar bagi masyarakat Indonesia pada umumnya.

Manfaat itu pun kemudian dirasakan oleh Deni Permata Sari (25), adalah seorang pasien yang baru saja melahirkan seorang bayi di Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Permata Bunda Solok.

"Sudah dua hari saya dirawat disini, pasca melahirkan. Alhamdulillah berjalan lancar tanpa kendala termasuk pembiayaannya," ujar Deni, saat ditemui harianhaluan.com disalah satu ruang RSIA Permata Bunda, Senin (28/9/2020).

Ditambahkannya, sebagai peserta JKN-KIS, ia baru dua kali menggunakannya kartu tersebut dan sedikitpun tidak ada dipungut biaya, serta pelayanannya sama halnya dengan pasien umum lainnya. 

"Selama dua hari dirawat, diperkirakan akan menghabiskan biaya sekitar Rp6 juta. Namun, berkat JKN-KIS sepersen pun saya tidak ada mengeluarkan uang," ujarnya dengan wajah gembira.

Diakui Deni, kehadiran program JKN-KIS ini, sangat memberikan dampak kepada masyarakat yang ekonominya menengah kebawah. Apalagi disaat mendadak yang seketika itu harus menjalani perawatan dirumah sakit.

"Sudah dua kali saya terbantu oleh program ini. Pertama, ketika tangan saya mengalami luka karena pisau dan harus dirawat. Kemudian sekarang, saya harus dirawat pasca melahirkan dan itu tidak ada dipungut biaya," tandasnya.

Sementara itu, Widya Wunadari yang merupakan petugas Pemberi Informasi dan Penanganan Pengaduan (PIPP) RSIA Permata Bunda mengatakan, pihak Rumah Sakit tentu akan memberikan pelayanan semaksimal mungkin kepada pasien dengan aturan-aturan yang ada.

"Pada umumnya, pasien yang ditangani rata-rata pengguna JKN-KIS dan untuk pelayanannya tidak sulit. Bagi pasien yang sudah memiliki kartu, tinggal mendatangi bagian administrasi dan mendaftarkan diri untuk rawat inap," kata Widya.

Ditambahkannya, setelah mendaftarkan diri, pasien akan ditangani hingga sembuh oleh dokter yang menangani pasien tersebut. 

"Tergantung dokter yang bersangkutan, kalau dokter sudah menyatakan sembuh, maka pasien tersebut disilahkan pulang. Biasanya, pasien melahirkan melalui operasi hanya empat hari dirawat. Sedangkan pasien anak, tergantung indikasi medis yang ditentukan dokternya," tutupnya. (*)

 


 

Reporter : Buliza Rahmat /  Editor : Heldi Satria

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR


Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]