Resmi Dilantik, Pengurus MSI Cabang Sumbar Mulai Bekerja


Sabtu, 03 Oktober 2020 - 13:44:28 WIB
Resmi Dilantik, Pengurus MSI Cabang Sumbar Mulai Bekerja

HARIANHALUAN.COM - Pelantikan pengurus Masyarakat Sejarawan Indonesia (MSI) Cabang Sumatra Barat (Sumbar) secara virtual berlangsung pada Sabtu (3/10/2020). Ketua Pengurus Pusat (PP) MSI diwakili Dr Kesuma melantik kepengurusan MSI Cabang Sumbar yang diketuai, Dr Wannofri Samry, M.Hum beserta jajaran pengurus lainnya.
 
Sebelumnya, Gubernur Sumbar Irwan Prayitno yang diwakili Kepala Dinas Kebudayaan Pemprov Sumbar, Gemala Ranti membuka kegiatan dan menyampaikan amanat kepala daerah provinsi yang komit dalam mendukung Masyarakat Sejarawan Indonesia (MSI) di daerah. "Peran sejarawan dalam menggali nilai-nilai historis dari lokal atau daerah telah menjadi skala prioritas tersendiri oleh pihak pemerintah daerah, khususnya pemprov Sumbar," katanya.

Selanjutnya, panitia menggelar seminar virtual bertajuk Sejarah dan Pembangunan dalam rangkaian Pelantikan pengurus MSI Cabang Sumbar tersebut. Hal yang menjadi perbincangan dalam webinar kali ini, MSI Cabang Sumbar ditantang untuk menjadi pemicu dalam menghasilkan karya penulisan sejarah lokal.

Webinar kali ini dimoderatori Yenny Narny SS, MA, Ph.D mempersilakan tampil para nara sumber antara lain; Dr. Budi Agustono, MS (Dekan FIB Universitas Sumatera Utara), Imelda Sari (Ketua DPP Ikatan Alumni Sejarah Universitas Andalas/Unand), Drs Khairul Jasmi, MM (Ketua Iluni Sejarah IKIP-Universitas Negeri Padang/UNP, yang juga Wartawan Senior. Diantara para narasumber, Khairul Jasmi mengritisi bahwa selama ini ada kesan mengabaikan penulisan sejarah lokal sehingga itu menjadi catatan dan pekerjaan rumah bagi MSI Sumbar.

"Kenyataannya lokalitasi perkembangan sejarah bahwa kita akui abai dengan sejarah," ujar Khairul Jasmi yang akrab disapa KJ.

Selanjutnya, narasumber Imelda Sari juga mendorong kepada sejarawan atau lulusan ilmu sejarah agar lebih berperan serta membangun jaringan dengan stakeholder lainnya. Sementara, Budi Agustono melihat relasi antara ilmu sejarah dan kekinian sehingga narasi yang dibangun hendaknya sesuai dan relevan. Sejauh ini permasalahan klasik yang jadi kendala bagi peneliti sejarah yakni keterbatasan dana atau anggaran untuk melakukan riset kesejarahan.
 
Hal itu dikemukakan saat sesi tanya jawab dari seorang partisipan webinar, Emil Mahmud yang lulusan Jurusan Ilmu Sejarah, Universitas Andalas serta berprofesi jurnalis. Terpisah Ketua Panitia Acara, Sudarman mengemukakan pelaksanaan seremoni pelantikan pengurus MSI Cabang Sumbar dirangkai dengan Webinar bertajuk Sejarah dan Pembangunan. Menurutnya, acara berjalan sesuai dengan rencana serta diikuti lebih dari 100 partisipan yang berlatar dari profesi dan keilmuan termasuk mahasiswa dan undangan lainnya.(*)

Reporter : Merinda Faradianti /  Editor : Nova Anggraini

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]