Kebut Tranformasi Digital di Sumbar, Nagari Kini Punya Aplikasi e-HDW dan DMC


Ahad, 04 Oktober 2020 - 06:11:34 WIB
Kebut Tranformasi Digital di Sumbar, Nagari Kini Punya Aplikasi e-HDW dan DMC Ilustrasi

HARIANHALUAN.COM - Hingga kini pandemi virus Corona atau Covid-19 masih terus terjadi, seiring dengan hal itu mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN)  diharapkan berperan aktif memerangi stunting yang kasusnya cukup tinggi di Sumbar.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Sumbar, Syafrizal, belum lama ini.

“Kita berharap mahasiswa KKN punya andil membangun kesadaran masyarakat di nagari-nagari di Sumbar untuk perang covid-19 dan stunting,”ujar Syafrizal.

Selain itu mahasiswa harus bisa bergandengan tangan dengan pendamping desa memberdayakan masyarakat nagari.

“Kini ada dua aplikasi telah siap di setiap nagari dan desa yaitu e-HDW untuk pendataan stunting dan aplikasi Desa Melawan Covid (DMC)," sebut Syafrizal.

Menurut Syafrizal, jika aplikasi ini diinput dengan benar, maka kita akan dapat mengetahui secara real time update data stunting dan penanganan Covid-19,"ujar Syafrizal.

Selain membantu realisasi aplikasi, Syafrizal Ucok, mengatakan banyak lagi program pencegahan stunting dan menghentikan penyebaran Covid-19 yang bisa dilaksanakan di nagari dan desa oleh mahasiswa.

Apalagi KKN PPM (Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat) tahun 2020 ini lintas program studi, maka KKN Tematik 2020 juga dinamakan KKN Kolaborasi terutama di nagari-nagari lokus stunting.

“Kasus stunting di Sumbar terbanyak saat ini ada di empat kota dan kabupaten yaitu Kabupaten Pasaman, Pasaman Barat, Kabupaten Solok dan Kabupaten Limapuluh Kota. Untuk KKN Kolaborasi yang dilaksanakan tahun ini ada 82 nagari lokus stunting,” tukasnya. (*/Hms-Sumbar)

Reporter : Milna Miana /  Editor : Milna Miana

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]