Kasus Corona di Indonesia Masih Tinggi, IDI Belum Bisa Prediksi Kapan Mencapai Puncaknya


Senin, 05 Oktober 2020 - 17:01:08 WIB
Kasus Corona di Indonesia Masih Tinggi, IDI Belum Bisa Prediksi Kapan Mencapai Puncaknya Ilustrasi

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Kapan pandemi virus Corona COVID-19 ini berakhir masih belum ada yang mengetahui dengan pasti. Bahkan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) belum bisa memprediksi kapan pandemi mencapai puncaknya.

Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI), dr Slamet Budiarto, SH, MHKes, mengatakan pola infeksi COVID-19 cenderung berubah-ubah dan sulit diprediksi. Data #satgascovid19 masih menunjukkan kecenderungan naik-turun.

"Saya masih ingat di bulan April di DKI Jakarta itu tinggi, kemudian setelah itu pindah ke Surabaya, Jawa Timur, kita merendah turun, tapi begitu Jawa Timur mulai menurun, kita naik nih meledak lagi," kata Slamet dalam konferensi pers yang disiarkan BNPB, Senin (5/10/2020).

"Jadi kita belum bisa prediksi apakah ini kita sudah sampai puncaknya, atau sudah landai, atau sudah turun," tambahnya.

Lebih lanjut,hingga kini kasus baru COVID-19 masih terjadi di banyak negara dan bukan hanya di Indonesia. "Sebagian besar negara hari ini nol (kasus) itu masih sangat jarang sekali, rata-rata ada infeksi baru terus," tuturnya.

Berdasarkan data covid19.go.id pada Senin (5/10/2020), total kasus COVID-19 di Indonesia pun sudah mencapai 307.120 kasus. Sementara total pasien sembuh sudah sebanyak 232.593 orang dan 11.253 lainnya meninggal dunia. (*)

 Sumber : detik.com /  Editor : Rahma Nurjana

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]