Waduh! Survey Membuktikan 39,9 Persen Masyarakat Sumbar Percaya Corona Konspirasi?


Senin, 05 Oktober 2020 - 21:10:43 WIB
Waduh! Survey Membuktikan 39,9 Persen Masyarakat Sumbar Percaya Corona Konspirasi? Peneliti Spektrum Politika, Andri Rusta

HARIANHALUAN.COM - Berdasarkan survei yang dilakukan oleh Spektrum Politika membuktikan adanya temuan baru seputar Covid-19 di Provinsi Sumbar. Pasalnya, survei itu menguak fakta bahwa sebanyak 39,9 persen warga Sumbar menganggap bahwa virus Corona hanyalah konspirasi global atau persekongkolan negara-negara besar di dunia.

Itu juga mengungkapkan bagaimana banyak warga Sumbar yang juga meyakini jika virus tersebut tidak ada. Bahkan, sebagian menanggap jika Covid-19 merupakan hasil dari konspirasi sejumlah negara kapitalis demi meningkatkan penjualan vaksin. “Banyak warga Sumbar yang meragukan keberadaan penyakit yang disebabkan SARS-CoV-2 itu,” ujar Peneliti Spektrum Politika, Andri Rusta pada Senin (5/10).

Andri menjelaskan dampak dari pemahaman keliru dari sebagian warga Sumbar dan yang paling fatal adalah warga mengabaikan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 lantaran mempercayainya sebagai konspirasi. Adapun sejumlah protokol kesehatan yang kemungkinan dilanggar adalah tidak keluar rumah jika tidak ada agenda yang penting dan mendesak, memakai masker di luar rumah, menjaga jarak fisik dengan orang lain (physical distancing), dan selalu mencuci tangan. 

"Situasi ini tentunya sangat berbahaya dan dapat membuat penularan virus Corona semakin tak terkendali," terangnya.

Protokol kesehatan sendiri saat ini dianggap paling efektif dalam menekan laju penularan virus corona karena belum ada vaksin yang tersedia. Andri menyebutkan strategi inilah dengan mematuhi protokol kesehatan dianggap paling efektif untuk mencegah penyebaran Covid-19 sebelum vaksin ditemukan.

Walau begitu, Andri menjelaskan jika masyarakat Sumbar tergolong disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan. Hal ini dibuktikan dari hasil survei di mana 28,5 persen masyarakat Sumbar sering keluar rumah, 60,3 persen masyarakat sering menggunakan masker di luar rumah, 52,2 persen masyarakat mengakui pentingnya menjaga jarak, dan 66,3 persen masyarakat selalu mencuci tangan atau penyanitasi tangan.

”Dari survei itu kami simpulkan bahwa masyarakat Sumbar tergolong patuh melaksanakan protokol kesehatan. Namun, kategori patuh itu dekat dengan kategori tidak patuh karena angkanya mendekati angka hampir tidak patuh," terangnya.(*)

Reporter : Merinda Faradianti /  Editor : Heldi Satria

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]