Pria Ini Nekat Makan 'Torpedo' Harimau Mati untuk Tingkatkan Libido


Rabu, 07 Oktober 2020 - 23:51:18 WIB
Pria Ini Nekat Makan 'Torpedo' Harimau Mati untuk Tingkatkan Libido Ilustrasi

HARIANHALUAN.COM - Demi tingkatkan libido atau gairah seksnya, pria ini nekat memotong penis harimau mati lalu dimakan. Aksinya ini menimbulkan kontra di kalangan pecinta hewan.

Di India banyak orang yang percaya dengan Ilmu Semu atau dikenal dengan nama Pseudoscience. Ilmu Semu ini merupakan praktik atau keyakinan yang tidak mengikuti metode ilmiah.

Di mana Ilmu Semu atau kepercayaan yang berkembang di warga lokal, membuat hewan-hewan di India menjadi target perburuan yang berakhir tragis. Mulai dari harimau, beruang liar sampai babi hutan.

Dilansir dari Vice (017/10), baru-baru ini seorang pria di India ditangkap oleh polisi karena aksinya yang meresahkan. Kejadian ini terjadi di Madhya Pradesh, di mana pria bernama Achchelal ini memotong penis dan kepala harimau yang sudah mati.

Ia nekat melakukan hal ini, karena ia percaya bahwa memakan penis harimau dan organ hewan lainnya akan meningkatkan libido atau gairah seksnya.

"Ada kepercayaan bahwa harimau bisa digunakan untuk menguatkan hingga meningkatkan libido. Namun orang-orang di sini mulai memburu harimau setelah mereka sadar bahwa organ harimau bisa dijual," ungkap Anirud Chaoji, selaku pengamat satwa liar di India.

Aksinya ini membuat pemerintah setempat dan para pencinta hewan di India marah besar. Menurut Achchelal, ia tidak membunuh harimau itu. Melainkan ia menemukan harimau itu mengambang di sungai dalam kondisi sudah tak bernyawa.

Dengan bantuan kedua temannya, ia memotong kepala dan penis harimau itu. Sisa tubuh harimau kemudian ia kubur di sekitar ladang kosong.

"Selama lima bulan terakhir, setidaknya sudah ada 27 kasus yang berkaitan dengan hewan liar. Seperti harimau, babi hutan, ular hingga hewan lainnya. Semuanya dibunuh di wilayah Madhya Pradesh. Karena kebanyak orang-orang di sana menganut kepercayaan yang berbeda," jelas Indrajit Latey, selaku pendidik satwa liar di India.

Biasanya para Vaidu, atau disebut juga sebagai orang pintar di wilayah sana akan membunuh hewan-hewan untuk ritual dan kepercayaan mereka. Kebanyakan aksi pembunuhan hewan ini ditutupi oleh pengawas hutan setempat.

"Banyak sekali bangkai harimau tanpa kepala di Madhya Pradesh, yang menjadi sorotan di India. Karena wilayah ini dikenal sebagai rumah untuk para hewan di India," jelas Latey.

India sendiri memang merupakan rumah bagi 2,967 harimau. Ada lebih dari 70% populasi harimau di dunia yang berada di India. Meski populasi harimau di India memang terus meningkat, namun para ahli satwa liar khawatir bahwa data itu tidak bisa diandalkan.

Kejadian seperti ini bukan pertama kalinya terjadi di India. Pada tahun lalu, pengawas hutan di Madhya Pradesh menangkap pria bernama Yarlen yang memiliki fetish memakan beruang kungkang.(*)

loading...
 Sumber : detik.com /  Editor : Nova Anggraini

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]