Tentang UU Cipta Kerja yang Ditolak Pekerja


Kamis, 08 Oktober 2020 - 11:26:39 WIB
Tentang UU Cipta Kerja yang Ditolak Pekerja Bustami Narda.

Sungguh tak habis pikir kita, ada sebuah Undang-undang di negeri ini yang judulnya "Cipta Kerja" tetapi ternyata ditentang pekerja atau buruh. Bahkan tidak cukup sampai di situ, tetapi juga ditolak calon pekerja yakni mahasiswa dan pelajar. Malah yang paling mengejutkan lagi, para guru besar juga menolak.

Oleh: Bustami Narda, wartawan senior

Logikanya, UU yang menurut judulnya adalah untuk menciptakan lapangan kerja ini, untuk memberi peluang emas bagi pekerja dan calon pekerja ini, didukung bahkan diperjuangkan untuk bisa diberlakukan secepatnya oleh orang-orang ini.

Namun kenyataannya bukan demikian. Sekali lagi, mereka menolak. Kalau mungkin pekerja dan mahasiswa terimbas atau terpengaruh oleh kepentingan-kepentingan tertentu, namun sangat mustahil para guru besar yang sudah kenyang oleh kemampuan analisis, akan bisa ditarik-tarik oleh kepentingan tertentu. Mereka pasti sudah melakukan analisis ilmiah dan independen sebelum memutuskan menolak UU ini. 

Jadi, apa sesungguhnya yang terjadi pada UU ini? Melihat sepintas saja, dari sidang terakhir di detik-detik pengesahan UU ini di DPR Senayan  sangat tampak men ggelikan. Contoh, mic sebentar hidup sebentar mati saat anggota dewan oposisi bicara. Bahkan sampai Anggota Dewan dari Fraksi Partai Demokrat walk out dari ruang sidang, karena sudah saking kesalnya melihat kondisi pengambilan keputusan yang amat carut marut ini.

Di sisi lain, secara substansial, pasal demi pasal sungguh banyak yang tidak sesuai dengan prinsip judul UU ini. Contoh sebagaimana yang selalu dikemukakan organisasi-organisasi pekerja selama ini, tentang pesangon yang bukannya bertambah tetapi berkurang, pekerja kontrak yang outsorsin gnya seumur hidup, sehingga pekerja bisa tak dapat kepastian bekerja selama hidupnya. Artinya, mereka bisa saja sewaktu-waktu dipecat majikannya tanpa ada kekuatan baginya untuk mempertahankan diri. Banyak lagi yang lain.

Kalau begitu, apakah betul UU ini UU Cipta Kerja, padahal isinya cenderung merugikan pekerja? Apakah tak lebih tepat diberi saja judulnya UU Cipta Pengusaha, karena cenderung menguntungkan pengusaha?.

Kita memang tahu bahwa UU ini inisiatif Pemerintah. Tapi wakil rakyat sebagai pembahasnya tidakkah merasa mewakili rakyatnya terutama pekerja yang dulu juga juga turut memilih dalam Pemilu? Apakah mereka merasa mewakili eksekutif duduk di sana?.

Eksekutif pun harusnya dalam menginisiasi UU ini harusnya merasa menjadi perpanjangan tangan rakyat juga, karena mereka lahir atau jadi pemimpin di sana karena pilihan rakyat juga.

Dengan demikian, rakyat sekarang terkesan merasa semakin berjarak dengan wakilnya dan dengan pemerintah, yang gaji mereka itu adalah dari uang rakyat. Protokol kesehatan memang mengharuskan jaga jarak, tapi tak sama prinsipnya dengan jarak di sini.

Jadi, UU ini terkesan UU yang memiliki judul tak mencerminkan isinya. (**)

loading...
 Sumber : Relis /  Editor : Milna Miana

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Selasa, 13 Oktober 2020 - 16:40:33 WIB

    Stigma Negatif tentang Kesehatan Mental dan Upaya Penanganannya untuk Diri Sendiri

    Stigma Negatif tentang Kesehatan Mental dan Upaya Penanganannya untuk Diri Sendiri Tanggal 10 Oktober  merupakan Hari Kesehatan Mental Sedunia, di tahun ini tantangan dalam menghadapi problematika kehidupan terasa lebih berat karna kita semua tau, di tengah pandemi Corona ini, banyak dari aspek-aspek kehid.
  • Sabtu, 22 Agustus 2020 - 08:16:33 WIB

    Perspektif Islam Tentang Kemerdekaan

    Perspektif Islam Tentang Kemerdekaan 17 Agustus selalu diperingati oleh bangsa Indonesia sebagai hari kemerdekaan. 75 tahun lalu kemerdekaan ini diperoleh bangsa Indonesia melalui perjuangan yang panjang, melelahkan dan pengorbanan yang tiada terkira. Kiranya bi.

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]