Jurusan Sejarah FIB Unand Gelar Webinar History and Collective Memory dengan Narasumber Robert Cribb


Sabtu, 10 Oktober 2020 - 13:45:34 WIB
Jurusan Sejarah FIB Unand Gelar Webinar History and Collective Memory dengan Narasumber Robert Cribb

HARIANHALUAN.COM - Jurusan atau program studi (Prodi) Sejarah Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Andalas (Unand) baru saja menggelar Webinar History and Collective Memory Lecturer Program 2, rencananya pada Sabtu (10/10) yang dimulai pukul 09.00-12.00 WIB. Ketua Webinar Yenny Narny, SS, MA, Phd. mengemukakan pihaknya mengundang Nara sumber Prof. Dr. Robert Cribb yang merupakan seorang Indonesianis serta dianggap telah mumpuni di bidang sejarah.

Selain itu, hasil riset narasumber Robert Cribb tentang Indonesia relatif banyak menjadi rujukan bagi para peneliti. "Kita beruntung beliau mau meluangkan waktu untuk berbagi ilmu kepada para peserta Webinar nantinya, termasuk para mahasiswa yang turut diundang sebagai peserta atau partisipan," ujar Yenny Narny melalui rilis tertulisnya.

Sejauh ini lanjut Yenny Narny, mengenai Lecturer program kali ini merupakan kegiatan baru di Jurusan Sejarah. Direncanakan kegiatan lecturer program ini akan dilakukan secara continue dengan mengundang para para peneliti baik dari dalam maupun luar negeri. "Kami berharap program ini akan memberikan dampak bagi pengembangan ilmu pengertahuan khususnya ilmu sejarah," harapnya.

Pihanya juga menginformasi bahwa Jurusan Sejarah FIB Unand bakal mengadakan Internasional Confrence on History of Health in Asia pada 15,16 dan 17 Oktober 2020 mendatang.
Rencananya, akan hadir pada konfensi ini para ahli pada bidang kesehatan khususnya sejarah kesehatan seperti bapak Prof Hans Pols, Dr. Dyah Pitaloka, Ravando yang baru saja menerbitkan buku sejarah Influenza serta banyak yang lain.

Pada pelaksanaannya, narasumber Sejarawan asal Australia, Robert Cribb, menguraikan tentang kolektif memori dalam  Webinar History and Collective Memory Lecturer Program 2, Sabtu (10/10/2020). Program studi (Prodi) atau Jurusan Sejarah Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Andalas (Unand) menghadirkan Sejarawan yang juga Indonesianis, Robert Cribb dimoredatori Yudhi Andoni, SS, MA, seorang Dosen Sejarah FIB Unand.

Sebelumnya, Dekan FIB Unand, Dr Hasanuddin membuka webinar yang diikuti oleh ratusan partisipan dari berbagai latar perguruan tinggi di tanah air serta luar negeri. Robert Cribb mengulas tentang memori adalah kemampuan untuk mengingat masa lalu yang muncul pada saat sulit, bahagia, sedih, serta buruk, atau menyenangkan dan lainnya. Pada sesi paparannya, Cribb menyinggung proses terkait yang dapat mendistorsi ingatan yang patut untuk menjadi perhatian semuanya.

"Pertama, orang cenderung membentuk ingatan pribadinya agar sesuai dengan ingatan komunitas. Kedua, orang memilah ingatannya, apa yang harus diingat dan apa yang harus dilupakan. Ketiga, beberapa orang menyerap dan mengambil ingatan orang lain," ujar Cribb.

Sedangkan, masalah bagi sejarawan dikatakan bahwanya ingatan itu tidak seperti halaman di buku secara tertulis. Menurutnya, memori kolektif memiliki peran sosial yang penting dalam komunitas dan menjadi penting. Di antaranya, sebagai kerangka berpikir orang mempelajari masa lalu, menciptakan identitas dan menciptakan kerangka moral dari pencapaian atau kesalahan nenek moyang dan lainnya. Sejauh ini serangkaian hasil riset narasumber Robert Cribb tentang Indonesia relatif banyak menjadi rujukan bagi para peneliti.

Saat desi tanya jawab, mengemuka sederetan pertanyaan kepada narasumber tunggal kali ini. Di antaranya, Ketua Prodi Sejarah FIB Unand, Dr Anatona M,Hum, Ketua Program Pascasarjana Sejarah Unand, Dr Nopriyasman, M.Hum, Dekan FIB Universitas Sumatera Utara (USU), Dr Budi Agustono serta para akademisi lainnya dari Universitas Indonesia, serta mahasiswa. Dari sejumlah pertanyaan, Cribb menjawab secara terperinci dan menjelaskan yang sesekali disampaikan berbahasa Inggris dan Indonesia.  

Ketua Webinar Yenny Narny, SS, MA, Phd. mengemukakan pihaknya mengundang narasumber Prof. Dr. Robert Cribb yang merupakan seorang Indonesianis serta dianggap telah mumpuni di bidang sejarah. "Program kali ini adalah upaya dari pihak Jurusan Sejarah (FIB Unand) untuk tetap aktif dan produktif selama masa pendemi. Sebagai insan akademisi adalah tugas kita untuk tetap concern dalam pengembangan keilmuan walaupun situasi sekarang," ujar Yenny Narny. (*)

loading...
Reporter : Merinda Faradianti /  Editor : Nova Anggraini

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]