KSPI Pesimis Surat Gubernur akan Direspon Presiden Jokowi


Sabtu, 10 Oktober 2020 - 17:41:50 WIB
KSPI Pesimis Surat Gubernur akan  Direspon Presiden Jokowi Ilustrasi.Unjuk rasa tolak UU Cipta Kerja. Net

HARIANHALUAN.COM–Untuk diketahui,  Gubernur Sumbar mengirimkan surat berisi aspirasi buruh dan mahasiswa  yang menolak omnibus law UU Cipta Kerja kepada Presiden Jokowi dan DPR RI. 

Surat itu ditandatangani Gubernur   Irwan Prayitno.  Selain itu,  Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa juga mengirim surat ke Presiden RI untuk meminta UU Cipta Kerja ditangguhkan.

Menyikapi  surat Gubernur ke Jokowi tersebut, Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI)  menilai rekomendasi tersebut tidak terlalu berpengaruh.

"Sebenarnya tidak begitu ngaruh ya rekomendasi-rekomendasi kepala daerah itu," kata Ketua Departemen Komunikasi dan Media KSPI, Kahar S Cahyo dalam diskusi virtual Polemik Trijaya yang bertema 'Pro Kontra UU Cipta Kerja' pada Sabtu (10/10/2020)

Menurut Kahar, hingga saat ini banyak rekomendasi yang sudah disampaikan terkait UU Ciptaker. Namun, pemerintah pusat mengabaikan rekomendasi itu.

"Karena faktanya banyak rekomendasi yang disampaikan tapi diabaikan oleh pemerintah pusat," ucap Kahar seperti dikutip Riaumandiri.id dari detik.com.

Kahar mengatakan UU Ciptaker dapat dibatalkan melalui pengganti undang-undang (perppu). Menurutnya, ini satu-satunya cara yang dapat dilakukan oleh Presiden Jokowi.

"Sebenarnya satu-satunya pilihan adalah pemerintah pusat dalam hal ini Presiden segera menerbitkan Perppu untuk membatalkan UU Cipta Kerja yang baru disahkan itu," ucapnya.

Dalam diskusi, Kahar juga meresponi pernyataan Jokowi yang memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk memberikan masukan dalam proses pembentukan peraturan pemerintah (PP) dan peraturan presiden (Perpres) turunan omnibus law UU Ciptaker. 

Kahar pun menyoroti proses pembahasan RUU Ciptaker yang dinilai mengabaikan masukan dari buruh.

"Itu kan pengalaman ini terjadi pada saat UU Cipta Kerja ini sedang dibahas. Masukan sudah disampaikan. Materi dan konsep sedang disampaikan. Tapi faktanya kita melihat bahwa di-endingnya, masukan-masukan kita banyak yang diabaikan," ujar Kahar. (*)

loading...
 Sumber : Haluan Media Group /  Editor : Dodi

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Kamis, 22 Oktober 2020 - 07:27:08 WIB

    Buruh Akan Gelar Aksi Nasional Serempak, KSPI: Fokus Tolak Omnibus Law Ciptaker

    Buruh Akan Gelar Aksi Nasional Serempak, KSPI: Fokus Tolak Omnibus Law Ciptaker HARIANHALUAN.COM-Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menegaskan, kalangan buruh tetap menentang UU Cipta Lapangan Kerja (Ciptaker). Karena itu, aksi massa besar-besaran akan berlangsung di berbaga.
  • Jumat, 09 Oktober 2020 - 11:33:33 WIB

    Mogok Nasional Berakhir, KSPI Bakal Gugat UU Cipta Kerja ke MK

    Mogok Nasional Berakhir, KSPI Bakal Gugat UU Cipta Kerja ke MK HARIANHALUAN.COM - Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) akan mengajukan gugatan terhadap UU Cipta Kerja ke Mahkamah Konstitusi (MK). Sementara itu aksi mogok nasional penolakan UU Cipta Kerja juga sudah berakhir. .
  • Kamis, 20 Februari 2020 - 10:01:53 WIB

    Presiden KSPI Minta Pemerintah Jangan Naikkan Iuran BPJS Kesehatan Tanpa Persetujuan Publik

    Presiden KSPI Minta Pemerintah Jangan Naikkan Iuran BPJS Kesehatan Tanpa Persetujuan Publik JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menegaskan bahwa pemerintah perlu lebih dahulu meminta persetujuan publik  jika ingin menaikkan iuran BPJS Kesehatan karena badan t.
  • Senin, 17 Februari 2020 - 02:24:52 WIB

    Said Iqbal: KSPI Tegas Tolak RUU Cipta Kerja alias 'Cilaka'

    Said Iqbal: KSPI Tegas Tolak RUU Cipta Kerja alias 'Cilaka' JAKARTA,HARIANHALUAN.COM-Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal mengatakan dalam RUU Cipta Kerja (sebelumnya bernama Cipta Lapangan Kerja alias Cilaka) "tidak ada kepastian kerja, kepastian jaminan s.
  • Rabu, 02 Maret 2016 - 03:12:43 WIB

    KSPI: Tapera Terlaksana Bila Upah Layak

    JAKARTA, HALUAN — Pre­siden Konfederasi Se­rikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal me­nga­takan program Tabungan Perumahan Rakyat (Ta­pera) bisa terlaksana bila buruh dan pekerja In­do­nesia sudah menerima upah lay.

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]