Ikuti Webinar Terkait Pariwisata, Mulyadi Ingatkan Pentingnya Investasi yang Memperhatikan Kearifan Lokal


Sabtu, 10 Oktober 2020 - 23:46:53 WIB
Ikuti Webinar Terkait Pariwisata, Mulyadi Ingatkan Pentingnya Investasi yang Memperhatikan Kearifan Lokal Mulyadi

HARIANHALUAN.COM - Calon Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) nomor urut 1 Mulyadi mengikuti webinar terkait pariwisata Sumbar. Mulyadi mengikuti webinar di tengah blusukannya ke Kabupaten Lima Pulub Kota. Pada kesempatan tersebut, Mulyadi mengingatkan tentang pentingnya investasi yang memperhatikan kearifan lokal yang ada di Ranah Minang.

Webinar yang dipandu oleh Prof. Fasli Jalal tersebut mengangkat tema "Masa Depan Dunia Pariwisata Sumatera Barat". Hadir juga pada webinar tersebut Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno.

Mulyadi menyampaikan, yang terpenting dari membangun pariwisata Sumbar yakni harus adanya masterplan yang jelas untuk masa depan pariwisata Sumbar. Dia melihat hal itu belum terlihat secara jelas dari apa yang dibangun saat ini.

Dia menekankan, cita-cita pariwisata dari pemerintah provinsi harus sejalan dengan pemerintah kabupaten/kota. Menurut dia, mustahil masa depan pariwisata Sumbar cemerlang jika tidak sinkron antara pemprov dan pemkab. Karena keduanya saling mendukung.

"Sumatera Barat harus punya masterplane pariwisata, baik untuk provinsi maupun kabupaten/kota. Dan keduanya harus ada sinkroniasi. Dan mimpinya harus sama," kata Mulyadi di Limbanang, Lima Puluh Kota, Sabtu (10/10/2020).

Tidak hanya itu, Mulyadi menuturkan masterplane juga harus sesuai dengan keinginan invetasi yang berkearifan lokal. Dia tidak ingin budaya lokal Sumbar tergerus, tetapi menjadi akar utama untuk memajukan pariwisata.

"Masterplane harus sesuai dengan investasi dan investasi harus sesuai dengan kultur Sumatera Barat. Pariwisata harus berbasis kearifan lokal, makanya harus dipersiapkan khusus," tegasnya.

Lebih lanjut, Mulyadi mengingatkan, pariwisata Sumbar tidak boleh merusak alam dan hutan Sumbar yang indah. Oleh sebab itu harus direncanakan dengan tepat dan jelas.

"Jangan sampai merusak originalitas dari alam yang kita punya. Alam ini paling mahal dan manusia tidak bisa kita buat. Makanya perencanannya harus jelas," tuturnya.

Mulyadi punya komitmen dalam membangun pariwisata Sumbar agar meningkatkan ekonomi masyarakat. Hal itu juga telah dibuktikan dengan membangun jalan menuju Puncak Lawang, Pantai Carocok, hingga Pantai Kata di Pariaman.

"Dulu untuk membangun jalan menuju Puncak Lawang itu kita memperjuangkan anggaran hingga 30 Miliar, ada juga pantai Carocok untuk kami bantu dan sekarang menjadi tujuang wisata unggulan," ucapnya.

Mulyadi mengibaratkan potensi pariwisata Sumbar sebagai raksasa yang sedang tidur. Oleh karena itu, jika diberi amanah akan menggunakan wewenang yang ada untuk kemajuan Sumbar.

"Perubahan bisa terjadi kalau yang berwemang punya mindset yang sama dengan kabuaten/kota dan provinsi. Kita punya potensi besar, kalau saya istilahkan raksasa yang tidur," pungkasnya. (*)

loading...
 Sumber : Rilis /  Editor : Heldi Satria

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]