Begini Cara Mengatasi Motivasi Belajar Anak yang Naik Turun Selama Belajar di Rumah


Ahad, 11 Oktober 2020 - 11:23:15 WIB
Begini Cara Mengatasi Motivasi Belajar Anak yang Naik Turun Selama Belajar di Rumah Psikolog Pendidikan, Wirza Feny Rahayu

HARIANHALUAN.COM - Pandemi covid-19 yang telah terjadi selama 8 bulan membuat pola kehidupan masyarakat berubah, termasuk di bidang pendidikan. Kondisi saat ini mengharuskan guru, siswa serta orang tua/pendamping beradaptasi dengan kegiatan sekolah yang dialihkan di rumah dengan berbasis digital.

Berbagai kendalapun terjadi saat proses belajar mengajar yang sebelumnya dilakukan di sekolah akhirnya harus dipindahkan ke rumah. Salah satunya motivasi belajar anak yang naik turun selama proses pembelajaran di rumah ini.

Psikolog Pendidikan, Wirza Feny Rahayu menyebutkan beberapa tips berikut bisa dilakukan saat motivasi belajar anak naik turun selama belajar via daring.

Bagi orang tua/pendamping

"Hal yang paling penting dilakukan adalah komunikasi. Beri anak waktu dan ruang untuk berkomunikasi secara terbuka tentang dinamika yang mereka rasakan selama belajar online. Misalnya bagaimana perasaan mereka, adakah kendala, apa yang orang tua bisa lakukan untuk membantu, dll," jelas Feny.

Dalam berkomunikasi, orang tua harus mengedepankan diskusi dengan anak bukan instruksi, agar anak merasa lebih nyaman.

Orang tua juga harus menanamkan "Nilai bukan segalanya" kepada anak. 

"Nilai bukan segalanya. Hal utama yang harus ditekankan adalah hubungan dengan anak, kenyamanan, dan pertumbuhan/progres belajar mereka. Berikan apresiasi dengan tidak memaksakan anak untuk harus 'sempurna' dalam mengerjakan tugas," kata dia.

Orang tua juga harus menyediakan ruang khusus belajar agar anak lebih fokus dan nyaman serta pengaturan waktu yang baik (memulai-istirahat-selesai).

Hal yang yang dapat dilakukan orang tua adalah menyusun jadwal belajar dan sepakati jadwal ortu bekerja/anak belajar agar jadwal tidak berbenturan.

Orang tua juga harus memonitor proses belajar anak. "Salahsatu caranya dengan memberikan pertanyaan pada anak di akhir pembelajaran," papar Feny.

Bagi guru

"Menghadapi motivasi belajar anak yang naik turun saat pandemi, guru harus mampu memberikan kesempatan murid untuk berkomunikasi dan berkreasi. Guru juga dapat merancang skenario belajar yang interaktif, bekerja dalam tim/tugas kelompok, mengambil keputusan sendiri, cari kaitan pelajaran anak dengan praktik di dunia nyata serta mendorong siswa belajar secara mandiri. Guru juga perlu mengapresiasi proses dan hasil belajar siswa," tuturnya.

Psikolog yang merupakan alumni Universitas Indonesia ini juga menjelaskan untuk memperhatikan hal-hal berikut agar pembelajaran via daring dari rumah saja bisa berlangsung efektif.

Pertama, siapkan diri mulai dari bangun tidur, mandi, berpakaian rapi, sarapan, dan siap untuk belajar (hal ini dapat mempengaruhi atensi saat belajar). 

Kedua, siapkan tempat belajar yang nyaman. Perhatikan fasilitas, cahaya, sirkulasi, jauh dari distraksi/gangguan dalam belajar.

Ketiga, atur waktu belajar. Jadwalkan kapan memulai, kapan istirahat (agar bisa tetap fokus dan menghindari kelelahan). Keempat, buat catatan dari materi-materi yang tengah dipelajari.

"Hasil studi menunjukkan bahwa rata-rata kita sudah lupa minimal 40% informasi baru setelah membaca/mendengar saja (pasif). Ketika kita mencatat (pengolahan informasi menjadi lebih aktif dan dapat meningkatkan daya ingat serta pemahaman)," terang nya.

Kelima, vertanya dan berdiskusi (dengan teman, guru, dan kelompok belajar). Hal ini untuk membuat kita tetap terhubung dengan orang lain.

Keenam, Latih growth mindset. Artinya kemampuan kita akan terus dapat berkembang dengan usaha. Tidak mudah menyerah saat menemui kesulitan, namun mencari alternatif lain untuk menemukan solusi. (*)

Reporter : Yessi Yeswita /  Editor : Rahma Nurjana

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]