Menkes Terawan Jamin Kredibilitas Program Vaksin Covid-19


Senin, 12 Oktober 2020 - 09:05:29 WIB
Menkes Terawan Jamin Kredibilitas Program Vaksin Covid-19 Menkes Terawan. Ist

HARIANHALUAN.COM - Menkes Terawan menguraikan bahwa persiapan detail untuk program vaksinasi ini terus dilakukan, dengan prioritas para tenaga kesehatan dan aparat keamanan yang berada di garis terdepan dalam penanganan Covid-19. Menkes dan jajarannya telah menyiapkan program vaksinasi Covid-19 dan mengambil langkah untuk memastikan kesiapan fasilitas kesehatan di Indonesia dan akan segera melakukan simulasi di beberapa puskesmas. Sejak akhir September 2020 juga telah dilaksanakan pelatihan kepada tenaga kesehatan mengenai tata cara vaksinasi Covid-19.

“Pada tahap awal, kami akan memberikan prioritas vaksin kepada mereka yang di garda terdepan, yaitu medis dan paramedic, pelayanan public, TNI/Polri, dan seluruh tenaga pendidik” kata Menkes Terawan dikutip dari Kemenko Marves, Senin (12/10/2020).

Untuk menjaga akuntabilitas pengadaan vaksin, maka vaksin yang dibayarkan pemerintah maupun yang mandiri tetap harus melalui Bio Farma, sebagai BUMN yang ditunjuk untuk pengadaan vaksin. Sebagai bagian dari transparansi dan akuntabilitas, dalam waktu dekat Bio Farma diminta memaparkan kepada publik mengenai biaya pembelian vaksin dari semua mitra kerjasamanya. Menkes kemudian menegaskan bahwa para garda terdepan dan yang tidak mampu secara ekonomi akan dibayarkan vaksinnya oleh Pemerintah “mereka yang di garda terdepan dan peserta Penerima Bantuan Iuran alias PBI dalam BPJS Kesehatan akan ditanggung biaya vaksinnya oleh Pemerintah.

Dalam pertemuan, Menkes juga mengajak Cansino, G42/Sinopharm, dan Sinovac  untuk melakukan kerjasama transfer teknologi dengan Bio Farma dan kerjasama riset termsuk uji klinis dengan lembaga penelitian medis yang ada di Indonesia. Bio Farma merupakan salah satu dari sekitar 29 produsen vaksin / 22 negara di dunia yang telah memperoleh Prakualifikasi Badan Kesehatan Dunia (PQ WHO) sehingga dipercaya dapat memenuhi kebutuhan vaksin di lebih dari 150 negara.

Sinovac, Sinopharm, Cansino sangat antusias mengembangkan kerjasama dengan perusahaan dan lembaga penelitian medis Indonesia terutama setelah mendapatkan informasi bahwa Menteri Luar Negeri RRT, Wang Yi yang juga merupakan Anggota Dewan Negara RRT telah mengusulkan dan memberikan lampu hijau agar perusahaan Tiongkok berkolaborasi dengan perusahaan Indonesia untuk menjadikan Indonesia sebagai manufacturing hub untuk vaksin di Asia Tenggara.

“China bersedia bekerja sama dengan Indonesia dalam penelitian, produksi dan distribusi vaksin, serta mendukung pertukaran antar lembaga penelitian medis terkait untuk membantu memastikan akses ke vaksin yang terjangkau di seluruh kawasan dan di seluruh dunia,” kata Menlu RRT Wang Yi.

Menyambut komentar Menlu Wang Yi, Menko Luhut ikut menyampaikan harapannya dirinya ingin lebih banyak kerja sama antar rumah sakit, pertukaran dokter dan tenaga kesehatan, kolaborasi riset dan teknologi antara kedua negara. (*)

loading...
 Sumber : Kemenko Marves /  Editor : Milna Miana

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Kamis, 22 Oktober 2020 - 12:07:40 WIB

    Saran IDI ke Menkes Terawan: Agar Tak Tergesa-gesa Lakukan Vaksinasi

    Saran IDI ke Menkes Terawan: Agar Tak Tergesa-gesa Lakukan Vaksinasi HARIANHALUAN.COM - Sehubungan dengan adanya rencana program vaksinasi Covid-19, PB IDI menyampaikan sikap dan sejumlah rekomendasi, pertama mengapresiasi dan mendukung upaya-upaya Pemerintah dalam menghadapi pandemi Covid-19 .
  • Rabu, 21 Oktober 2020 - 09:26:16 WIB

    20 Organisasi Kedokteran Somasi Menkes Terawan

    20 Organisasi Kedokteran Somasi Menkes Terawan HARIANHALUAN.COM - Sebanyak 20 organisasi kedokteran melayangkan somasi kepada Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto. Hal ini berkaitan dengan penolakan Peraturan Menteri Kesehatan (PMK) No 24/2020 tentang Pelayanan Radiolo.
  • Senin, 19 Oktober 2020 - 20:18:40 WIB

    Kemenkes Pastikan Tak Ada Efek Samping dari Vaksin Covid-19

    Kemenkes Pastikan Tak Ada Efek Samping dari Vaksin Covid-19 HARIANHALUAN.COM - Pemerintah Indonesia menyebut vaksin yang akan disuntikkan kepasa 9,1 juta warga negara Indonesia pada bulan November dan Desember mendatang tidak memiliki efek samping. Akan tetapi, kepastian tidak adanya .
  • Senin, 19 Oktober 2020 - 20:06:10 WIB

    Untuk Harga Pasti Vaksin Corona, Kemenkes Ajukan ke Kemenkeu Dulu

    Untuk Harga Pasti Vaksin Corona, Kemenkes Ajukan ke Kemenkeu Dulu HARIANHALUAN.COM - Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Achmad Yurianto mengatakan pada November hingga Desember akan ada 9,1 juta orang yang dapat divaksinasi. Nantinya pengadaan vaksi.
  • Sabtu, 17 Oktober 2020 - 14:56:32 WIB

    Menkes: Tangan yang Bersih Dapat Menyelamatkan Nyawa dari Covid-19

    Menkes: Tangan yang Bersih Dapat Menyelamatkan Nyawa dari Covid-19 HARIANHALUAN.COM - Pandemi Covid-19 menjadi pengingat yang kuat bahwa salah satu cara paling efektif dan sederhana untuk menghentikan penyebaran virus dan berbagai penyakit menular lainnya adalah: mencuci tangan dengan sabun .

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]