Pemimpin Korut Kim Jong-un Menangis dan Minta Maaf, Ada Apa Ya?


Selasa, 13 Oktober 2020 - 07:27:16 WIB
Pemimpin Korut Kim Jong-un Menangis dan Minta Maaf, Ada Apa Ya? Kim Jong-un

HARIANHALUAN.COM - Pemimpin tertinggi Korea Utara, Kim Jong-un, menangis dalam pidatonya. Ini adalah momen langka.
Dilansir The Korea Times, The Guardian, hingga The Independent, Selasa (13/10/2020), momen langka itu terjadi kala Kim Jong-un berpidato pada acara peringatan 75 tahun Partai Buruh Korea, Sabtu (10/10) kemarin.

Kali ini, dia mendedikasikan banyak bagian pidatonya untuk menyampaikan pesan simpati kepada rakyatnya. Pakar menyebut pidato tersebut tidak biasa.

Latar belakangnya, Jong-un memang tengah berusaha memimpin negaranya keluar dari tiga krisis yang sangat berat: sanksi internasional, pandemi Covid-19, dan bencana alam.

Jong-un meminta maaf bahwa dia tidak bisa memperbaiki kehidupan rakyat secara signifikan meskipun dia didukung penuh oleh rakyat.

"Rakyat kita memberi kepercayaan yang setinggi langit dan sedalam samudera kepada saya, tapi saya telah gagal untuk menjalaninya dengan memuaskan. Saya sungguh memohon maaf," kata Kim.

"Meskipun saya dipercaya dengan tanggung jawab penting untuk memimpin negara ini, menjunjung tinggi perjuangan sang kamerad agung Kim Il-sung dan Kim Jong-il berkat kepercayaan dari semua orang, usaha saya dan ketulusan saya belum cukup untuk menghapuskan kesulitan hidup rakyat kita," kata Jong-un.

Jong-un mengangkat kacamatanya dan menyeka air mata di tengah-tengah pidato. Analis mengatakan ini momen yang sangat langka.

"Di balik pidatonya, dia menggunakan istilah seperti 'tantangan berat', 'cobaan berat yang tak terhitung', dan 'bencana yang tak diduga-duga dalam sejarah'. Ini menunjukkan bahwa dia sedang dalam situasi berat untuk memerintah, dan dia merasa tertekan atas keresahan rakyatnya yang mungkin sedih atau goyah karena kesulitan ini," kata direktur divisi Korea Utara dari Institut Korea untuk Unifikasi Nasional, Hong Min.

Di akhir pidato, Jong-un menyerukan kepada rakyat agar mendukung penuh dan percaya kepadanya.(*)
 

loading...
 Sumber : detik.com /  Editor : Nova Anggraini

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Senin, 12 Oktober 2020 - 15:59:22 WIB

    Ada Apa Ya? WHO Minta Pemimpin Dunia Hentikan Lockdown

    Ada Apa Ya? WHO Minta Pemimpin Dunia Hentikan Lockdown HARIANHALUAN.COM - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyerukan kepada para pemimpin dunia untuk berhenti melakukan penguncian wilayah (lockdown). WHO melihat lockdown justru menghadirkan masalah lain..
  • Sabtu, 10 Oktober 2020 - 16:40:44 WIB

    Pamer Kekuatan Militer, Pemimpin Korut Mau Perang?

    Pamer Kekuatan Militer, Pemimpin Korut Mau Perang? HARIANHALUAN.COM - Korea Utara (Korut) memamerkan kekuatan militer pada Sabtu (10/10/20). Unjuk kekuatan tercium oleh militer Korea Selatan (Korsel) dibalut dalam rangkaian ulang tahun ke-75 berdirinya Partai Buruh yang berku.
  • Jumat, 02 Oktober 2020 - 16:13:31 WIB

    Tidak Hanya Trump, Ini Daftar Pemimpin Negara yang Pernah Terinfeksi Corona

    Tidak Hanya Trump, Ini Daftar Pemimpin Negara yang Pernah Terinfeksi Corona HARIANHALUAN.COM - Ternyata tidak hanya Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump sebagai pemimpin negara yang dinyatakan positif terinfeksi virus Corona (COVID-19). Sebelum Trump, sudah ada sederet pemimpin negara yang ter.
  • Sabtu, 06 Juni 2020 - 07:33:48 WIB

    Tentara Prancis Habisi Nyawa Pemimpin Teroris Al-Qaeda

    Tentara Prancis Habisi Nyawa Pemimpin Teroris Al-Qaeda HARIANHALUAN.COM -- Pasukan Angkatan Bersenjata Prancis (FAF), mengonfirmasi kematian salah seorang pemimpin kelompok teroris Al-Qaeda, Abdelmalek Droukdel. FAF menyebut pihaknya berhasil membunuh Droukdel setelah tericum ber.
  • Kamis, 21 Mei 2020 - 08:38:54 WIB

    WHO Warning Pemimpin Dunia: Jalan Kita Masih Panjang Hadapi Covid-19

    WHO Warning Pemimpin Dunia: Jalan Kita Masih Panjang Hadapi Covid-19 HARIANHALUAN.COM -- Kasus corona (COVID-19) secara global kini sudah melampaui 5 juta orang pada Rabu (20/5/2020). Amerika Latin, kini menjadi episentrum baru setelah Amerika Serikat dan Eropa, dengan porsi kasus harian terbe.

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]