Kasus Kepemilikan 20 Pil Xanax, Vanessa Angel Dituntut 6 Bulan Penjara


Jumat, 16 Oktober 2020 - 06:53:17 WIB
Kasus Kepemilikan 20 Pil Xanax, Vanessa Angel Dituntut 6 Bulan Penjara Vanessa Angel

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Vanessa Angel dituntut 6 bulan penjara atas kasus dugaan kepemilikan 20 pil Xanax. Sidang tuntutan Vanessa Angel ini berlangsung di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Barat di Jalan Letjend S Parman, Jakarta Barat, Kamis (15/10/2020). 

Sebelumnya, pembacaan tuntutan pada Senin 12 Oktober 2020 sempat ditunda karena berkas tuntutan belum dituntaskan oleh jaksa penuntut umum.

Pengacara Vanessa Angel, Arjana Bagaskara, memastikan kliennya siap menghadiri sidang tuntutan itu. Vanessa, kata Arjana, sudah siap secara mental. "Iya, sudah siap secara mental," kata Arjana.

Vanessa tiba di PN Jakarta Barat, Jalan Letjen S Parman, Jakarta, pukul 13.40 WIB. Ia terlihat mengenakan baju berwarna hijau dan masker

Ketika memasuki PN Jakbar, ia diperiksa suhu tubuh oleh petugas. Tak sepatah kata pun yang diucapkan Vanessa.

Ia terlihat langsung memasuki ruang sidang utama. Kemudian, Vanessa dan pengacaranya duduk di kursi sidang. Sidang pun digelar dengan agenda pembacaan tuntutan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Berikut jejak kasus pil Xanax Vanessa Angel hingga dituntut 6 bulan penjara:

Dituntut 6 Bulan Bui

Vanessa Angel dituntut oleh jaksa penuntut umum 6 bulan penjara. Ia dituntut bersalah telah mengkonsumsi dan memiliki narkoba jenis Xanax.

"Kami Jaksa Penuntut Umum menuntut supaya majelis hakim memutuskan Vanessa Angel bersalah memiliki dan menyimpan psikotropika jenis Xanax," kata Jaksa Penuntut Umum di ruang persidangan.

"Dua menjatuhkan tuntutan kepada terdakwa dengan penjara 6 bulan dan denda Rp 10 juta rupiah atau subsider 3 bulan," sambungnya.

Dalam tuntutan tersebut, hal yang memberatkan Vanessa Angel adalah karena tidak mendukung program pemerintah dalam membasmi narkoba.

Sedangkan hal yang meringankan yaitu karena Vanessa Angel adalah seorang ibu yang masih memiliki anak berusia 3 bulan.

Didakwa Kasus Kepemilikan 20 Pil Xanax, Terancam 5 Tahun Bui

Vanessa Angel didakwa terkait kepemilikan 20 pil Xanax oleh jaksa penuntut umum Kejadi Jakarta Barat. Vanessa Angel diancam hukuman maksimal 5 tahun penjara.

"Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana melanggar Pasal 62 UU RI Nomor 5 Tahun 1997 tentang psikotropika, jo Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 49 Tahun 2018 tentang perubahan penggolongan psikotropika dalam lampiran UU Nomor 5 Tahun 1997 tentang psikotropika," kata jaksa penuntut umum Kejari Jakbar, dalam berkas dakwaan yang telah dibacakan di PN Jakbar, Senin (31/8/2020).

Sementara itu, berdasarkan Pasal 62 UU Nomor 5/1997 tentang psikotropika, perbuatan terdakwa diancam pidana maksimal 5 tahun penjara. Berikut ini bunyi pasalnya:

Pasal 62
Barangsiapa secara tanpa hak, memiliki, menyimpan dan/atau membawa psikotropika dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan pidana denda paling banyak Rp. 100.000.000,00 (seratus juta rupiah).

Tersangka Kasus Narkoba

Pada Rabu 8 April, Vanessa kembali dijemput polisi untuk menjalani pemeriksaan lanjutan terkait kasus psikotropika. Setelah 7 jam menjalani pemeriksaan, Vanessa ditetapkan sebagai tersangka.

"Statusnya tersangka dan proses perkaranya lanjut," kata Kanit 2 Satuan Narkoba Polres Metro Jakarta Barat AKP Maulana Mukarom dalam keterangannya kepada detikcom, Kamis (9/4).

Hasil Tes Urine Vanessa Negatif Psikotropika

Polres Jakarta Barat selesai melakukan tes urine Vanessa Angel beserta suaminya dan asistennya. Hasilnya, Vanessa Angel dan asistennya dinyatakan negatif psikotropika.

"Tes urinenya (Vanessa) negatif," kata Kapolres Jakarta Barat Kombes Audie S Latuheru kepada wartawan di Polres Jakarta Barat, Slipi, Jakarta Barat, Selasa (17/3).

Sementara, hasil tes urine Bibi, suami Vanessa, dinyatakan positif mengandung psikotropika. Polisi mengatakan Bibi diduga mengkonsumsi psikotropika jenis Xanax.

"Satu orang positif yang laki-laki inisial FA alias BB," kata Audie.

Detik-detik Penangkapan Vanessa Angel

Vanessa ditangkap oleh personel Polda Metro Jaya dan Polres Jakarta Barat pada Senin (16/3) lalu sekitar pukul 20.30 WIB.

Saat ditangkap, Vanessa bersama suaminya, Bibi Ardiansyah; dan asistennya di sebuah rumah yang berlokasi di Jakarta.

"Memang kita amankan 3 orang diamankan inisial FA (30), VA (25), sama CL (23), dan barbuk 20 butir yang diduga psikotropika," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus saat dihubungi, Selasa (17/3).
Yusri mengatakan ketiganya diamankan di Jalan Diamond, Srengseng, Jakarta Barat.

Pada Selasa (17/3) Vanessa bersama dua orang lainnya masih menjalani pemeriksaan di Polres Jakarta Barat. Mereka juga melakukan tes urine dan tes darah.

"Masih kita akan melakukan pemeriksaan termasuk pemeriksaan urine nya atau kemungkinan darahnya atau apa segala sekarang kita masih didalami di Sat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat," ujar Yusri.

Saat penangkapan, polisi menemukan zat psikotropika, kemudian mengamankan tiga orang. Polisi mengatakan ketiganya diamankan beserta 20 butir narkoba jenis psikotropika.

"Memang kita amankan 3 orang diamankan inisial FA (30), VA (25), sama CL (23), dan barbuk 20 butir yang diduga psikotropika," kata Yusri saat dihubungi, Selasa (17/3/2020). (*)

loading...
 Sumber : detik.com /  Editor : Rahma Nurjana

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]