Pemkab Pessel Sosialisasikan Perda AKB kepada Walinagari dan Kepala Sekolah: Melanggar Sanksi Menanti


Jumat, 16 Oktober 2020 - 19:08:25 WIB
Pemkab Pessel Sosialisasikan Perda AKB kepada Walinagari dan Kepala Sekolah: Melanggar Sanksi Menanti Pemkab Pessel Sosialisasikan Perda 06 tahun 2020 kepada Wali Nagari dan Kepala Sekolah

PAINAN, HARIANHALUAN.COM - Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) melalui Satuan Tugas (Satgas) penanganan Covid 19 daerah setempat, melakukan sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Sumbar Nomor 6 tahun 2020 tentang Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB ), di ruang gedung PCC Painan,Jumat (15/10).

Sosialisasi tersebut  dimaksud  dalam pencegahan dan pengendalian Corona Virus Disease 2019, kepada sejumlah pemangku kepentingan. Sosialiasi  tersebut  dibuka oleh Pjs Bupati Pessel, Mardi dan berlangsung selama 2 hari.

Pjs bupati, Mardi  dalam arahannya dengan tema ketentuan berkaitan dengan sanksi bagi pelanggar protokol kesehatan, kemudian Dandim 0311 dan Kapolres Pesisir Selatan, menyampaikan perannya dalam penegakkan Perda 06 tahun 2020. Sekretaris Satgas penanganan Covid 19, Dailipal, bertindak sebagai nara sumber dalam kegiatan sosialiasasi tersebut.

Menurutnya, sosialisasi ini  disampaikan kepada seluruh kepala sekolah Madrasah negeri dan swasta serta penyuluh agama, dilaksanakan di  Convention Centre ( PCC) Painan, Kamis ( 15/10). Sedangkan, pada hari ini, Jumat (16/10) dilakukan dua tahap, tahap pertama, dilaksanakan pukul 9.00 WIB sampai pukul 12.00 WIB diikuti oleh seluruh wali nagari, kemudian pada siang kegiatan  sosialisasi diberikan kepada kepala SMP, SMA dan SMK serta koodinator pendidikan SD tingkat kecamatan.

Pjs bupati Pessel Mardi dalam arahannya menekankan, pentingnya penerapan protokol kesehatan penanganan covid 19, seperti memakai masker, jaga jarak dan mencuci tangan serta menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat dalam beraktifitas.

Sesuai pasal 101, setiap yang tidak memakai masker dikenakan sanksi administrasi mulai dari teguran lisan,denda Rp 100 ribu, jika pelanggaran dilakukan lebih dari satu kali dapat dipidana kurungan dua hari atau denda paling banyak Rp 250 ribu.

Selain mencantumkan sanksi bagi perorangan, Perda 06 juga memberikan sanksi kepada penanggungjawab kegiatan/ usaha yang melanggar kewajiban penerapan protokol kesehatan.

"Penanggungjawab kegiatan/usaha yang tidak mematuhi protokol kesehatan  mereka diberi sanksi administrasi, mulai teguran lisan sampai denda administrasi Rp 500 ribu dan sanksi pidana kurungan satu bulan atau denda paling banyak Rp 15 juta," terangnya.

Dalam kesempatan itu, Pjs Bupati Mardi mengharapkan agar Walinagari, kepala sekolah, serta penyuluh agama maksimal menyosialisasikan Perda ini agar semua masyarakat mengetahui dan dapat melaksanakan protokol kesehatan terutama selalu memakai masker, mencuci tangan dan jaga jarak.

Dalam acara tersebut hadir Dandim 0311 yang diwakili Danramil Kec. IV Jurai, Kapten Arh. Hengki Gustian, Kapolres Pessel diwakili Kasat Reskrim Allan Budi Kusuma, Asisten I Muskamal, Kasat Pol PP Dailipal dan sejumlah kepala Perangkat Daerah. (*)

loading...
Reporter : M. Joni /  Editor : Rahma Nurjana

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]