Tindak Kekerasan di NTT, PGI: Oknum Aparat Diduga Backup Preman


Jumat, 16 Oktober 2020 - 19:38:23 WIB
Tindak Kekerasan di NTT, PGI: Oknum Aparat Diduga Backup Preman Ilustrasi. Net

HARIANHALUAN.COM-Majelis Pekerja Harian Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI), mengecam keras perilaku oknum aparat yang disinyalir membackup preman-preman dalam peristiwa kekerasan yang dialami oleh masyarakat di Desa Besipae, Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur (NTT) terkait masalah agraria.

"Peristiwa ini menambah rentetan panjang penyelesaian masalah agraria yang selalu berujung dengan kekerasan, dan menempatkan rakyat sebagai korban," demikian pernyataan PGI yang diterima di Kupang, Jumat (16/10/2020).

Majelis Pekerja Harian PGI sangat menyesalkan bahwa kehadiran negara yang seharusnya melindungi masyarakat, malah menghadirkan aparat keamanan yang cenderung bersikap represif, mengintimidasi masyarakat demi kepentingan korporasi.

"Diperlukan mediasi, bukan kekerasan dalam menyelesaikan konflik agraria di Besipae," tulis PGI yang ditandatangani Humas PGI Philip Situmorang.

Dalam hubungan dengan itu, PGI meminta tanggung jawab pemerintah pusat dan daerah untuk melindungi masyarakat, dan seluruh tumpah darah Indonesia tanpa terkecuali, termasuk masyarakat Besipae.

loading...
 Sumber : Antara /  Editor : Dodi

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]