Kabar Baik, Alain Cocq yang Berencana Siarkan Langsung Kematiannya Akhiri Aksi Mogok Makan


Jumat, 16 Oktober 2020 - 20:41:47 WIB
Kabar Baik, Alain Cocq yang Berencana Siarkan Langsung Kematiannya Akhiri Aksi Mogok Makan Alain Cocq

PARIS, HARIANHALUAN.COM - Alain Cocq, pria Perancis akhirnya mau dibawa ke rumah sakit Jumat (16/10/2020) dan mulai menerima obat-obatan serta tentunya makanan. Cocq penderita penyakit langka yang tak bisa disembuhkan, memutuskan mengakhiri aksi mogok makan.

Aksi itu dia lakukan sejak bulan lalu karena permintaannya untuk menjalani suntik mati ditolak Presiden Emmanuel Macron dengan alasan undang-undang di Prancis tak membolehkan eutanasia.

Pria 57 tahun itu sempat akan menyiarkan langsung detik-detik kematiannya melalui live streaming Facebook, namun perusahaan platform media sosial memblokirnya.

"Kesehatan saya memburuk dengan cepat," katanya, dalam pesan singkat kepada AFP, seraya menambahkan ingin segera pulang ke rumahnya di Dijon.

Presiden asosiasi hak untuk meninggal ADMD Jean Luc Romero mengatakan, Cocq tak mampu menahan penderitaan yang meningkat setelah pengobatan dihentikan terkait mogok.

Cocq mengalami kondisi langka di mana dinding arterinya saling menempel. Serangkaian operasi sudah dijalani selama beberapa tahun terakhir, namun tak juga sembuh. Dia terpaksa menghabiskan waktu di tempat tidur dan menahan sakit.

Pengacara Cocq Francois Lambert mengatakan, kliennya menulis di surat wasiat, meskipun meminta rawat inap bukan berarti dia ingin hidup.

Kliennya berharap dokter memberikan obat penenang dengan dosis tinggi demi meringankan kondisinya di saat-saat terakhir.

"Tapi rumah sakit tidak memberinya obat penenang yang dalam. Kondisi mentalnya berubah," ujarnya. (*)

 Sumber : inews.id /  Editor : Rahma Nurjana

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]