Innalillahi, Athira Bocah Kelainan Hati Itu Akhirnya Menghadap Illahi


Sabtu, 17 Oktober 2020 - 19:14:00 WIB
Innalillahi, Athira Bocah Kelainan Hati Itu Akhirnya Menghadap Illahi Prosesi pemakaman Athira, bocah kelainan hati di Desa Kolok Nan Tuo Sawahlunto. (Foto: Fadil)

HARIANHALUAN.COM - Sempat mendapatkan perawatan intensif sejak tiga pekan terakhir, Athira, bocah kelainan hati kelahiran 27 Oktober 2017 itu menghembuskan nafas terakhir di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jumat (16/10) malam.

Bocah kembar itu hampir dua setengah tahun menanti pendonor hati, namun hingga akhir hayatnya, Athira belum mendapatkan pendonor yang baik hati.

"Ini jalan terbaik dari Allah SWT, kami sekeluarga menerima takdir ini," ungkap Ani Herlina, orang tua Athira kepada Haluan, Sabtu (18/10).

Perjuangan untuk mendapatkan pendonor hati bagi Athira mendapatkan support dari banyak pihak, terutama organisasi sosial dan kelompok masyarakat peduli.

"Keluarga mengucapkan terima kasih terhadal semua pihak yang turut bekerja sama bahu membahu dalam menghimpun dukungan moral maupun material. Kami sekeluarga sangat terbantu," ujar Ani Herlina.
Herlina bersama sang suami Titis, mengaku sangat terbantu dengan para relawan dan masyarakat peduli, baik di Jakarta maupun di Sumatera Barat.

"Kami pernah hampir tidak makan, namun Allah SWT mengirimkan orang-orang baik yang peduli membawakan bantuan. Kami sangat berterima kasih kepada Pejuang Hati Jakarta, Peduli Athira Sumatera Barat, Puskesmas Kolok dan setiap pribadi yang tidak bisa kami uraikan satu persatu," ungkapnya.

Sebelumnya, Athira sempat mendapatkan kunjungan dari anggota DPR RI, Darul Siska. Politisi Golkar Dapil Sumbar, itu sempat membawa harapan dengan menghadirkan pihak Kementerian Kesehatan dan RSCM, dalam upaya mengatasi permasalahan biaya yang dibutuhkan untuk transpalantasi hati untuk Athira.

Namun, Allah SWT berkehendak lain, kini Athira yang akan genap berusia tiga tahun pada 27 Oktober mendatang, telah berpulang ke pangkuan Illahi. 

Athira menghembuskan nafas terakhirnya, Jumat (16/20), dan kemudian diboyong ke tanah kelahirannya Kota Sawahlunto, Sabtu (17/10) siang.

Athira dimakamkan di padam pekuburan keluarganya di Desa Kolok Nan Tuo Sawahlunto. Selamat jalan Athira. (*)

loading...
Reporter : Fadilla Jusman /  Editor : Heldi Satria

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]