Ketok Palu APBD Kabupaten Pessel Tahun 2021 Ditargetkan Akhir November


Senin, 19 Oktober 2020 - 09:29:52 WIB
Ketok Palu APBD Kabupaten Pessel Tahun 2021 Ditargetkan Akhir November Pjs Bupati Pessel, Mardi. (Dok.Harianhaluan.com)

HARIANHALUAN.COM-Pjs Bupati Pessel, Mardi katakan pengesahan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) menjadi APBD diupayakan paling lambat 30 November 2020 mendatang.

Dia menjelaskan bahwa saat ini Badan Anggaran DPRD bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Pessel tengah melakukan pembahasan agar target yang di pasang tercapai.

"Upaya itu dilakukan agar target ketok palu APBD tahun 2021 bisa dilakukan dengan target paling lambat 30 November 2020. Sebab kita menginginkan program tahun 2021 nanti efektif bisa dimulai sejak Januari, walau saat ini jabatan bupati dipegang oleh Pjs" katanya dikutip dari website resmi Pemkab Pessel, Senin (19/10/2020).

Mardi menjelaskan target yang ingin dicapai tidak saja bisa menyukseskan pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 9 Desember 2020. Tapi juga dapat menyukseskan pembahasan APBD tahun 2021 sesuai dengan target ketok palu yang direncanakan.

"Berdasarkan RKPD Pesisir Selatan 2021, ada lima prioritas pembangunan pada tahun 2021 nanti," lanjutnya.

Diantaranya, penguatan reformasi birokrasi dan pelayanan publik, penumbuhan sumber daya manusia unggul dan tanggap bencana, pemulihan ekonomi untuk pengurangan kemiskinan dan pemerataan kesejahteraan, penyediaan infrastruktur mendukung upaya pemulihan perekonomian, pariwisata dan peningkatan SDM, serta peningkatan nilai tambah dan daya saing sektor unggulan.

Menurutnya, pemanfaatan APBD 2021 dimaksudkan untuk mendorong tingkat kesejahteraan masyarakat secara lebih merata dan mampu mempercepat pemulihan ekonomi daerah pasca pandemi Covid-19. Proyeksi ekonomi makro Pessel tahun 2021 terdiri dari, perekonomian daerah direncanakan tumbuh sebesar 4,13 persen, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) diharapkan dapat meningkat menjadi 70,75.

Kemudian, tingkat pengangguran terbuka diprediksi sebesar 8,47 persen, tingkat kemiskinan diperkirakan sebesar 7,62 persen, kinerja baik Rasio Gini ditargetkan terus dipertahankan dan bahkan semakin membaik pada angka 0,248 persen.  

Sementara, rencana pendapatan daerah diproyeksikan sebesar Rp.1.263.465.571.025 (yang terdiri dari, Pendapatan Asli Daerah (PAD)
sebesar Rp 153.292.688.227 dana transfer tahun 2021 baru dapat diproyeksikan adalah sebesar Rp  956.277.797.969 serta lain-lain pendapatan daerah yang sah. Sedangkan kebijakan belanja daerah direncanakan sebesar Rp 1.251.465.571.025.

"Terdiri dari belanja operasional sebesar Rp 851.915.870.127 serta belanja modal tahun 2021 direncanakan sebesar Rp 305.765.857.157," tutupnya.(*)
 

loading...
Reporter : Yeyen /  Editor : Dodi

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]