36 Orang Terjaring Tak Bermasker di Pessel, ASN Guru dan Nakes Mendominasi


Senin, 19 Oktober 2020 - 16:25:34 WIB
36 Orang Terjaring Tak Bermasker di Pessel, ASN Guru dan Nakes Mendominasi Pelanggar prokes berasal dari Aparatur Sipil Negara (ASN) terutama dari kalangan guru dan tenaga kesehatan.

HARIANHALUAN.COM - Operasi yustisi tim gabungan penegakan hukum Peraturan Daerah (Perda) Sumatera Barat Nomor 06 tahun 2020 tentang Adaptasi Kebiasaan Baru Dalam Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019, di Kabupaten Pesisir Selatan, memasuki hari ke dua, dilaksanakan di Pasar Baru Kecamatan Bayang, Senin (18/10).

Operasi tim gabungan tersebut terdiri dari Kasatpol PP dan Damkar daerah setempat Dailipal, Dinas Perhuhungan, Kominfo, Humas, Kodim, anggota TNI AL, Kepolisian, Pos Denpom dan unsur terkait lainnya.

Kasatpol PP dan Damkar Pessel, Dailipal usai operasi yustisi menyebutkan, tim berhasil menjaring sebanyak 36 orang pelanggar protokol kesehatan (prokes) tidak pakai masker.

"Dari 36 orang pelanggar tersebut sebagian berasal dari Aparatur Sipil Negara (ASN) terutama dari kalangan guru dan tenaga kesehatan, kemudian para pelajar dan pedagang," ulasnya. 

Dibanding sebelumnya, katanya lagi, pelaksanaan operasi yang sudah dilakukan, pelanggar yang terjaring menurun tajam, jika sebelumnya ada 53 orang pelanggar, saat ini hanya 36 orang. Jumlah pengunjung pasar dan pengguna jalan di dua lokasi tidak jauh berbeda.

"Alhamdulillah, kesadaran masyarakat mematuhi protokol kesehatan dengan memakai masker, mengatur jarak, mencuci tangan  sudah meningkat," katanya.

Menurutnya, tgabungan dalam menjalankan operasi dengan mengutamakan pendekatan humanis, intinya operasi memberikan kesadaran kepada masyarakat pentingnya mematuhi protokol kesehatan, meningkatkan kebersihan dan makanan yang bergizi.

Kepada pelanggar diberikan sanksi berupa, kerja sosial membersihkan fasilitas umum di sekitar pasar. Pelanggar dalam menjalankan sanksi berupa kerja sosial menggunakan rompi bertuliskan "Saya pelanggar protokol kesehatan".

Berdasarkan hasil wawancara tim terhadap pelanggar, sebagiam besar masyarakat tidak memakai masker dengan alasan lupa. Selain itu, masih ada di antara mereka yang beralasan tidak memakai masker karena mengganggu pernafasan.

Tim gabungan tidak hanya menindak pelanggar, tetapi juga melakukan sosialisasi kepada masyarakat melalui pengeras suara oleh tim Dinas Kominfo. Diharapkan operasi yustisi dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mematuhi protokol kesehatan, memakai masker,jaga jarak dan mencuci tangan. (*)


 

Reporter : M. Joni /  Editor : Nova Anggraini

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR


Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]