50 Orang Pelanggar Perda AKB di Mentawai Diberi Sanksi Sosial


Senin, 19 Oktober 2020 - 19:33:27 WIB
50 Orang Pelanggar Perda AKB di Mentawai Diberi Sanksi Sosial 50 Orang Pelanggar Perda AKB di Mentawai Diberi Sanksi Sosial

HARIANHALUAN.COM - Operasi Yustisi Pengawasan dan Penegakan Hukum (Wasgakum) terhadap pelanggar Peraturan Daerah Provinsi Sumatera Barat tentang Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) dalam Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease (Covid-19) di Kabupaten Kepulauan Mentawai sudah berlangsung sepekan yang lalu.

Kepala Dinas Sat Pol PP dan Damkar Mentawai Dul Sumarno menyebutkan sedikitnya tim gabungan telah menjaring 50 orang pelanggar Perda AKB selama melaksanakan Operasi Yustisi Wasgakum, khususnya di wilayah Kecamatan Sipora Utara. 

Baca Juga : Pantauan Perkembangan Virus Corona di Sumbar: Positif 204, Sembuh 99, dan Meninggal Dunia 3 Orang

"Kita tim gabungan telah melakukan operasi wasgakum sejak Senin 12 Oktober-Jumat 16 Oktober, selama 5 hari ini, kita telah menjaring 50 orang lebih, rata-rata sehari kita menjaring 10 orang, khususnya yang tidak ada masker atau menggunakan masker tidak tepat menutupi mulut," Terangnya saat Konferensi pers di Aula sekretariat Daerah Mentawai, Senin (19/10).

Ia menyebutkan Masyarakat pelanggar Perda AKB di Kepulauan Mentawai baru diberi sanksi sosial mulai dari memungut sampa, menghormat bendera, push up dan sanksi sosial lainnya, bagi pelanggar orang tua diberikan kesempatan untuk memilih sanksi. 

Baca Juga : Pasca Oknum Pegawai Lapas Terlibat Narkoba, Kalapas Bukittinggi Gelar Razia dan Bentuk Tim Khusus

"Kalau kita di Kepulauan Mentawai penerapan sanksi pelanggar perda akb baru sebatas pemberian ganjaran sosial berupa pemungutan sampah, kalau anak sekolah disuruh menyanyikan lagu padamu negeri dan menghormati bendera, kalau dia orang tua diberikan kesempatan untuk memilih, bahkan ada orang tua lebih memilih push up, ketimbang memilih sampah," paparnya. 

Disamping itu kata dia dalam Ops Yustisi Wasgakum tersebut pihaknya juga membagi-bagikan masker kepada Masyarakat yang betul-betul tidak membawa masker, setelah diberikan pelanggar menjalani hukuman ringan.

Baca Juga : Aksi Pencurian Kotak Amal di Dharmasraya Ini Terekam CCTV

"Kalau dia bawa masker tetapi tidak dipakai atau dipakai tapi tidak benar, tetap kita hukum, sementara untuk denda dan pidana belum bisa kita terapkan, karena melihat kemampuan ekonomi masyarakat yang lemah, tetapi kalau tetap saja melanggar sanksi denda atau pidana mungkin akan kita terapkan," pungkasnya. (*)

Reporter : Redi | Editor : Heldi Satria
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]