Ingat, Tidak Pakai Masker Mulai Besok, Siap-Siap Disanksi Petugas Gakkumdu!


Senin, 19 Oktober 2020 - 21:21:15 WIB
Ingat, Tidak Pakai Masker Mulai Besok, Siap-Siap Disanksi Petugas Gakkumdu! Bupati Pasaman, Yusuf Lubis

HARIANHALUAN.COM - Masyarakat Kabupaten Pasaman, sepertinya harus mulai disiplin dan taat mematuhi seluruh ketentuan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 dari sekarang. Jika tidak siap-siap saja disanksi petugas sebagaimana diatur dalam Perda AKB.

Pasalnya, Tim Penegakan hukum terpadu (Gakkumdu) Kabupaten Pasaman bakal turun kelapangan untuk menindak setiap warga pelanggar Perda Provinsi Sumatera Barat Nomor 6 Tahun 2020 tentang Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) Pencegahan dan Pengendalian Covid-19.

Bupati Pasaman, Yusuf Lubis mengatakan, Tim Gakkumdu yang beranggotakan, TNI/Polri, Satpol PP,  jaksa dan hakim akan melakukan penindakan terhadap warga yang tidak mematuhi protokol kesehatan covid-19. Mereka akan turun ke lapangan. 

"Selasa (20/10/2020) besok, tim Gakkumdu akan turun ke bawah (masyarakat). Mereka akan menindak masyarakat yang tidak mematuhi protkes Covid-19, seperti tidak memakai masker saat beraktifitas di luar rumah," ungkap Bupati Pasaman, Yusuf Lubis di Lubuksikaping, Senin (19/10/2020).

Bagi warga yang tak menggunakan masker ketika beraktivitas di luar rumah, kata dia, maka bersiaplah menerima sanksi sesuai perda, yakni sanksi denda hingga kurungan. Dikatakan, Pemkab Pasaman bersama Tim Gakkumdu sebelumnya telah melakukan sosialisasi Perda kepada seluruh instansi dan masyarakat. 

"Dengan telah kita sosialisasikan,  kita anggap semua masyarakat sudah tahu dan paham aturan wajib menggunakan masker. Jika melanggar maka akan dikenai sanksi," kata Yusuf Lubis. 

Yusuf Lubis menjelaskan bahwa, sampai saat ini pasien positif Covid-19 di Pasaman terus bertambah, totalnya mencapai 90 orang. Masyarakat Pasaman pun diimbau untuk menerapkan adaptasi kebiasaan baru agar dapat hidup produktif dan tetap terhindar dari penularan virus.

"Angkanya terus naik. Dari 90 orang yang telah dinyatakan positif terinfeksi Covid-19, sebanyak 5 orang dirawat di rumah sakit 5 orang, isolasi mandiri 56, meninggal dunia 5 orang, sembuh 24 orang," katanya.

Bupati berharap, dengan diterapkannya perda AKB itu, masyarakat menjadi terbiasa menggunakan masker dan pola hidup bersih dan sehat sehingga dapat mengurangi angka positif Covid-19 di kabupaten penghasil ikan air tawar itu. 

"Penerapan sanksi tegas ini kepada masyarakat sebagai efek jera agar masyarakat terbiasa memakai masker, sehingga tercapai harapan kita untuk mengurangi positif Covid-19 di daerah ini," katanya. (*)

Reporter : Yudi Lubis /  Editor : Heldi Satria

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]