Laju Pertumbuhan Populasi Rumah Di Dharmasraya Capai 1.000 Unit Pertahun


Selasa, 20 Oktober 2020 - 14:35:47 WIB
Laju Pertumbuhan Populasi Rumah Di Dharmasraya Capai 1.000 Unit Pertahun Bangunan Rusunawa di Kecamatan Pulau Punjung

HARIANHALUAN.COM - Laju rata-rata pertumbuhan populasi rumah di Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat, mencapai 1.000 unit pertahun sejak 2016 hingga 2019.

"Jumlah tersebut merupakan bangunan yang didirikan secara mandiri oleh masyarakat, dengan klasifikasi dan tingkat hunian beragam, " Kata Kepala Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan Dharmasraya, Ir. M. Afifi, Selasa (20/10). 

Selain itu, lanjutnya, selama kurun waktu 2016- 2021 pemerintah pusat melalui pihak kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), juga merealisasikan 2 unit Rumah Susun Sederhana Sewa ( Rusunawa ) dengan kapasitas 112 hunian. 

Ia menjelaskan, Rusunawa tersebut merupakan bantuan dari Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, dalam upaya untuk memenuhi kebutuhan rumah tinggal yang bermartabat bagi PNS dan masyarakat berpenghasilan rendah di Kabupaten Dharmasraya. 

"Rusunawa pertama dibangun di Kawasan Kecamatan Pulau Punjung, dan yang kedua berdiri di Kawasan Kecamatan Sungai Rumbai, " Jelasnya. 

Lanjut M.Afifi, Rusunawa di kawasan Pulau Punjung dibangun pada 2017 dengan kapasitas lima lantai yang terdiri dari 70 unit ruang hunian, aula dan juga ruang pertemuan. Kemudian Rusunawa di kawasan Sungai Rumbai berkapasitas 42 ruang huni tipe 36. 

Menurutnya,  Rusunawa yang dibangun pemerintah itu telah dilengkapi furnitur, saluran air bersih, dan listrik. Kelengkapan fasilitas tersebut bertujuan untuk memberikan rasa nyaman bagi penghuni Rusunawa tersebut. 

"Rusunawa yang dibangun oleh Kementerian PUPR saat ini kualitasnya sudah seperti apartemen sederhana layak huni dan sudah ditempati oleh masyarakat yang membutuhkan," pungkasnya

Kemudian, ulasnya, untuk meningkatkan kualitas hunian dan pengembangan kawasan permukiman masyarakat, juga telah ddibangun sebanyak 52 unit perumahan khusus di kawasan Kecamatan Sitiung,  3.207 unit peningkatan rumah layak huni, serta sarana prasarana jalan sepanjang 34,60 kilometer dengan didukung sejumlah fasilitas umum pemukiman lainnya. 

" Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat," ucapnya.

Sebelumnya, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, dalam sebuah kesempatan mengatakan Permukiman yang layak huni didefinisikan sebagai lingkungan tempat tinggal sekaligus tempat kegiatan yang mendukung perikehidupan dan penghidupan. Hal ini menjadi urusan wajib Pemerintah Daerah untuk dapat melaksanakan penyelenggaraan pengembangan kawasan permukiman.

"Namun, fungsi dan peran Pemerintah Daerah tak bisa terlepas dari fungsi dan peran Pemerintah Pusat dalam Pengaturan, Pembinaan, dan Pengawasan (Turbinwas), dan kegiatan pembangunan (Bang) sebagai fasilitator dan motivator, " Ungkapnya. 

Ia menjelaskan, Adapun dalam pelaksanaan pembangunan infrastruktur keciptakaryaan, pihaknya melalui Ditjen Cipta Karya menggunakan tiga strategi pendekatan yaitu membangun sistem, memfasilitasi Pemerintah Daerah Provinsi, Kota dan Kabupaten, serta memberdayakan masyarakat melalui program-program pemberdayaan masyarakat. 

"Untuk pemberdayaan masyarakat, bentuk dukungan yang diberikan adalah pembangunan infrastruktur keciptakaryaan melalui program-program pemberdayaan  masyarakat, " Tutupnya. \\\*Rully Firmansyah

Reporter : Rully Firmansyah /  Editor : Heldi Satria

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]