Gemala Ranti: Budaya dan Pariwisata Masih Jadi Unggulan Menarik Wisatawan ke Sumbar


Selasa, 20 Oktober 2020 - 15:26:13 WIB
Gemala Ranti: Budaya dan Pariwisata Masih Jadi Unggulan Menarik Wisatawan ke Sumbar Kepala Dinas Kebudayaan Sumbar, Gemala Ranti.

HARIANHALUAN.COM - Kepala Dinas Kebudayaan Sumbar, Gemala Ranti merasa senang jika pariwisata dan kebudayaan bisa berjalan bersama. Menurut Gemala, jika antara pariwisata dan kebudayaan bisa berdamping bisa membuat provinsi Sumbar akan lebih maju lagi sektor pariwisatanya.

"Banyak hal yang bisa dilakukan, beragam aneka seni budaya yang bisa dijadikan objek wisata bagi kita di Sumatera Barat untuk mengembangkan pariwisata," ujar Gemala dalam kegiatan FGD Pengembangan Akademis Prodi Usaha Perjalanan Wisata Politeknik Negeri Padang (PNP) bersama DUDI yang digelar secara online, dikutip Harianhaluan.com, Selasa (20/10/2020).

Gemala menyebutkan, pihaknya juga telah mencoba mengembangkan beberapa usulan untuk menjadikan pariwisata Sumbar menjadi warisan dunia. Salah satunya tambang ombilin di Sawahlunto. Saat ini statusnya sudah diakui dunia dan UNESCO.

"Ini tentu berdampak pada pariwisata, tapi jangan sampai berubah nilai pelestariannya. Jangan sampai berubah dari syarat-syarat warisan dunia itu," harap Gemala.

Maka dari itu, sebut Gemala, seperti ajakan Prof. Azril Azahari Ketua Umum ICPI untuk menjadikan makanan sebagai menarik wisata. Gemala mendukung hal itu karena Sumbar memiliki makanan yang sangat enak dan pantas dijadikan wiata kuliner di daerah ini.

"Oleh karena itu, kami dari Dinas Kebudayaan Sumbar melakukan penetapan budaya kabupaten/kota menjadi budaya warisan Indonesia, untuk diketahui oleh Indonesia dan dunia," ujar Gemala.

Kendati demikian, Gemala menuturkan, secara bertahap mengusulan warisan dunia tidak bisa selalu diwakili melalui Sumatera Barat. Karena, provinsi lain juga mengusulkan warisan budaya masing-masing.

"Potensi wisata dan budaya menjadi unggulan pariwasata di Sumatera Barat. Potensi budaya merupakan keanekagaraman seni budaya. Ada 7 unsur universal kebudayaan di Sumbar yang bisa dikembangkan, yaitu bahasa, sistem tekonologi dan ekonomi, organisasi, sosial, pengetahuan, religi, dan kesenian," imbuh Gemala.

Adapun 3 wujud kebudayaannya, papar Gemala, wujud kebudayaan sebagai sistem ide (aturan atau norma-norna sopan santun, dalam berkata kepada orang tua). Seperti pepatah, orang Minang santun. Selanjutnya, aspek sebagai sistem aktivitas (upaya perkawinan dan pemilihan pemimpin).

"Wujud yang ketiga sebagai sistem artefak, dimana pemberian mahar dan soket dalam upacara pernikahan," tukasnya. (*)

Reporter : Milna Miana /  Editor : Milna Miana

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]