Bikin Pupuk Kompos dari Sisa Makanan Yuk, Begini Caranya


Rabu, 21 Oktober 2020 - 11:25:46 WIB
Bikin Pupuk Kompos dari Sisa Makanan Yuk, Begini Caranya Ilustrasi

HARIANHALUAN.COM - Sisa makanan dapat dimanfaatkan menjadi kompos untuk pupuk berbagai tanaman di rumah. Anda dapat membuat pupuk kompos dari sisa makanan di rumah dengan mudah menggunakan bantuan komposter.

Komposter adalah wadah untuk mempercepat proses pembusukan sisa makanan menjadi kompos. Komposter biasanya berupa ember. Komposter bisa dibuat sendiri atau dibeli karena sudah banyak tersedia di toko dan pasar.

"Menggunakan ember komposter adalah cara paling mudah terutama untuk rumah tangga yang baru memulai untuk mengolah sisa makanan menjadi pupuk kompos," kata musisi sekaligus penggiat gaya hidup berkelanjutan Rara Sekar dalam webinar Re.juve, Senin (5/10).

Rara menjalankan gaya hidup berkelanjutan dengan mengolah sampah dan juga membuat kompos di rumah dan juga komplek perumahannya.

Berikut cara mudah membuat pupuk kompos dari sisa makanan.

1. Memilah sisa makanan
Pisahkan sampah sisa makanan dengan sampah rumah tangga lainnya. Letakkan pada satu wadah agar mudah diolah. Sampah sisa makanan yang bisa dijadikan kompos adalah sisa sayuran dan buah.

Untuk tulang ayam atau tulang hewan lainnya, sebaiknya simpan langsung di tanah. Tulang akan menutrisi tanah dengan sendirinya.

2. Menyiapkan komposter
Siapkan komposter yang akan digunakan untuk mempercepat proses pembusukan sisa makanan menjadi kompos. Letakkan di pekarangan atau di tempat yang aman.

3. Sisa makanan dan daun kering
Sisa makanan membutuhkan bahan lainnya agar dapat menjadi kompos yang bernutrisi. Bahan tambahan yang dapat digunakan adalah daun kering. Selain itu, kertas atau kardus yang tidak terpakai juga bisa digunakan. Pastikan kertas tidak mengandung plastik atau tinta yang berlebihan.

Perbandingan sisa makanan dan daun kering adalah 60:40. "Masukan sisa makanan dan juga daun kering, lalu tutup," ujar Rara.

4. Diamkan hingga tiga bulan
Diamkan sisa makanan tersebut selama tiga bulan. Sesekali buka komposter dan diaduk-aduk agar mendapatkan pergantian udara.

"Setelah tiga bulan akan menjadi kompos dan bisa dipanen. Jangan kaget nanti banyak hewan-hewan yang menutrisi tanah," ucap Rara.

Kompos yang sudah dipanen dapat langsung diaplikasikan ke tanaman.

Selain menggunakan komposter, pupuk kompos juga bisa dibuat dari lubang biopori dan banana circle yang memanfaatkan pohon pisang, dan bantuan lalat atau maggot.(*)

 Sumber : cnnindonesia /  Editor : Nova Anggraini

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]