Innalillahi, 11 Pekerja Tambang Ilegal Tewas Tertimbun


Jumat, 23 Oktober 2020 - 09:29:06 WIB
Innalillahi, 11 Pekerja Tambang Ilegal Tewas Tertimbun Lokasi tambang ilegal yang menewaskan 11 orang. (ANTARA/HO)

HARIANHALUAN.COM-Sebanyak 11 pekerja tambang batu bara ilegal tewas tertimbun longgsoran tanah pengalian. Mereka ditemukan tewas di tempat kejadian.

Setidaknya  tiga orang telah ditetapkan menjadi tersangka dengan ancaman penjara selama 5 tahun serta denda Rp100 miliar.

Kapolres Muara Enim AKBP Donni Eka Syaputra, Jumat (23/10/2020), menyebutkan inisial ketiga tersangka masing-masing B (38) warga Bojonegoro Jawa Timur, M (26) warga Pesawaran Lampung Selatan, dan S (56) warga Bandung Selatan.

"Ketiga tersangka peranya ikut menggali tambang saat kejadian," katanya.

Ia menjelaskan tiga tersangka dan 11 korban menggali serta mengangkut lumpur tanah untuk membuat jalan masuk ke sumber batu bara di Desa Tanjung Lalang  pada hari Rabu (21/10) tanpa mengantongi izin usaha pertambangan (IUP), seorang pekerja lainnya berada di luar mulut galian.

Pada pukul 15.00 WIB tebing tanah setinggi 9 meter longsor, seketika menimbun 11 orang pekerja, lalu mereka tewas seketika. Sementara itu, dua tersangka lain yang ikut menggali tanah masih selamat.

Ketiga pekerja yang selamat ditangkap pada Rabu (21/10) malam berdasarkan keterangan saksi-saksi di lokasi kejadian.

Polisi menyita barang bukti berupa 4 batang cangkul, 3 buah ember, 1 buah sepatu boot, 3 butir batu bara, 15 karung, 2 unit sepeda motor Honda Revo, 1 kunci pas, 2 lembar celana levis, 1 lembar kaus lengan pendek, 1 lembar celana training, 6 top, dan setengah pasang sepatu.

"Ketiga tersangka diduga melanggar Pasal 158 Undang-Undang RI Nomor 3 Tahun 2020 tentang Pertambangan dan Batu Bara juncto Pasal 55 KUHP dengan ancaman selama 5 tahun penjara dan denda Rp100 miliar," ujarnya.

Polisi terus mengembangkan kasus tersebut dan masih mengejar pemilik lahan tambang berinisial I, serta mencari dugaan adanya koordinator tambang karena lokasi tersebut sudah berkali-kali ditertibkan kepolisian namun tetap nekat beraktivitas. (*)

 Sumber : Antara /  Editor : Dodi

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]