Dampak Hujan Lebat di Pasaman, Jembatan Putus dan Lahan Pertanian Rusak


Jumat, 23 Oktober 2020 - 13:50:38 WIB
Dampak Hujan Lebat di Pasaman, Jembatan Putus dan Lahan Pertanian Rusak Jembatan putus, salah satu kerusakan akibat hujan lebat melanda Kabupaten Pasaman sejak Kamis sore.

HARIANHALUAN.COM - Sejumlah infrastruktur dan lahan pertanian di dua kanagarian di Kabupaten Pasaman rusak parah usai diterpa hujan lebat sejak kemarin sore, Kamis (22/10/2020). Banyak kerusakan dan kerugian yang muncul akibat cuaca buruk semalam.

Salah seorang perangkat Nagari Ganggo Hilir, Kecamatan Bonjol Yopi, melaporkan, hujan lebat mengakibatkan meluapnya beberapa sungai di nagari itu. Diantaranya, Batang Air Bubus, Batang Malandu dan Batang Alahan Panjang di Nagari Ganggo Hilir.

"Akibatnya, jembatan labuah Kaciak Jorong Pasar, jembatan pendek Padang Bubus, jembatan penyeberangan warga antara Kampung Sianok dan pasar hanyut, tepatnya di jalan cor warga sebelah kanan di belakang Mapolsek Bonjol," ungkap Yopi. 

Selain itu, kata dia, saluran irigasi Banda Tanjung Bungo amblas, tebing saluran irigasi dan area persawahan masyarakat Tanjung Bungo rusak berat. 

"Sehingga membutuhkan pemasangan beronjong sepanjang 40 meter dalam waktu dekat, agar pasokan air tetap mengalir ke sawah-sawah warga," ujarnya. 

"Jalan aspal sepanjang Jorong Kampung Talang sampai ke Simpang Tugu juga rusak berat akibat dihantam banjir. Jalan Rambai Jorong Pasar juga amblas terkikis air," tambahnya.

Banjir juga membawa material batu dan pasir hingga menutup badan jalan di nagari itu. Kondisi ini sangat membahayakan masyarakat, khususnya pengendara. 

"Adanya tumpukan pasir dan bebatuan akibat longsor di jalan Bancah, Kampung Caniago setebal 20 cm dengan panjang 30 meter. Terkikisnya tebing sepanjang Batang Alahan Panjang," tutur Yopi. 

Masyarakat setempat, kata Yopi, sangat berharap Pemkab Pasaman segera turun tangan untuk menangani sejumlah kerusakan infrastruktur usai dihantam banjir. 

"Dan harapan kami sebagai masyarakat Bonjol agar Pemkab Pasaman dan DPRD Pasaman dapat menindaklanjuti dan merealisasikan penanggulangan bencana ini secepatnya," tukasnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Walinagari Simpang, Adek Jumalis. Ia mengatakan, sejumlah infrastruktur rusak berat usai hujan lebat melanda kawasan itu. Beberapa rumah warga, rumah ibadah dan sawah juga tergenang.

"Dampak hujan deras di Nagari Simpang, jembatan Pontong Padang Baru, Batang Paku Garagah putus dan Masjid Tigo Kampuang tergenang," katanya.

Pihaknya, kata dia, masih melakukan pendataan terhadap sejumlah kerusakan infrastruktur di nagari itu. "Masih verifikasi lapangan, termsuk yang dari nagari persiapan juga sedang verifikasi lapangan," katanya. (*)

Reporter : Yudi Lubis /  Editor : Nova Anggraini

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]