Fejri Subriadi: Pemilik Proyek Jarang Punya Tenaga Ahli Amdal


Sabtu, 24 Oktober 2020 - 22:06:15 WIB
Fejri Subriadi: Pemilik Proyek Jarang Punya Tenaga Ahli Amdal Dosen Politeknik ATI Padang, Fejri Subriadi.

HARIANHALUAN.COM - Politeknik ATI Padang kembali menggelar GOSEN (Ngobrol Bareng Dosen) Analisis Kimia, Jumat (23/10/2020) kemarin. Kegiatan dimoderatori oleh Dosen Politeknik ATI Padang, Melisha Putri, dengan dua orang narasumber yang ahli pada bidangnya. Salah satunya Fejri Subriadi dengan pembahasan terkait amdal.

Fejri Subriadi yang juga Dosen Politeknik ATI Padang ini memaparkan amdal dari perspektif investasi. Dari sudut pandang investor melihat amdal itu apa, banyak sekali pandangan tentang amdal, biasanya dilatarbelakangi atau berasal dari background masing-masing. Seorang teknik akan melihat amdal dari aspek teknik, begitu juga seorang ekonom, sosial, budaya.

"Berbicara investasi, secara umum investasi dikatakan sebuah aktivitas yang menempatkan dana dalam satu periode. Artinya ada pengumpulan dana, harapannya tentu saja para investor ingin sebuah dananya menghasilkan keuntungan. Tidak ada pengusaha yang ingin rugi," kata Fejri

Lebih lanjut, papar Fejri, sebelum investor melakukan investasi akan mengajukan pertanyaan. Seperti bagaimana resiko dengan hasil yang didapatkan, apakah investasi akan bertahan lama, apakah investasi tersebut terdaftar, serta bagaimana investasinya jika perusahaan bangkrut.

"Jadi sekarang bicara amdal, amdal adalah kajian mengenai dampak besar dan penting suatu usah atau kegiatan yang direncanakan lingkungan hidup yang diperlukan bagi proses pengambilan keputusan," terang Fejri.

Selanjutnya, kata Fejri, fungsi amdal adalah sebagai salah satu alat untuk pengeloloan lingkungan. Amdal merupakan bagian dan studi kelayakan, karenanya berbagai harus dikaji dan dievaluasi. Sedangkan manfaatnya adalah agar dampak negatif dari usaha dapat dihindari.

Fejri menambahkan, adapun dampak terhadap lingkungan adalah terhadap fisik dan sosial proyek/kegiatan yang menimbukan dampak fisik dan non fisik. Dampak dapat terjadi sebelum odanya kegiaton fisik dan setelah kegiatan berakhir.

"Kegunaan amdal sebagai dokumen panduan untuk melaksanakan studi. Jadi sebelum melaksanakan studi, konsultan wajib menyusun dokumen. Pada umumnya pemilik proyek tidak mempunyai tenaga ahli yang memadai dalam menyusun amdal," tukasnya. (*)

Reporter : Milna Miana /  Editor : Milna Miana

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]