Siap-siap, Besok Satlantas Polresta Padang Gelar Operasi Zebra Singgalang 2020


Ahad, 25 Oktober 2020 - 16:26:01 WIB
Siap-siap, Besok Satlantas Polresta Padang Gelar Operasi Zebra Singgalang 2020 Kasat Lantas Polresta Padang AKP Sukur Hendri

HARIANHALUAN.COM -- Selain melakukan pendisiplinan masyarakat untuk menaati protokol kesehatan (Prokes), Kepolisian Resor Kota (Polresta) Padang akan menggelar Operasi Sebra Singgalang 2020. Operasi Zebra dilaksanakan selama 14 belas hari kedepan terhitung sejak tanggal 26 Oktober hingga 8 November 2020.

Sementara itu, kegiatan disiplin prokes Polresta Padang akan bekerjasama dengan Dinas Perhubungan, Satpol PP dan instansi terkait lainnya.

"Operasi Zebra Singgalang 2020 digelar mulai Rabu mendatang selama 14 hari sekaligus pendisiplinan masyarakat untuk mentaati prokes yang bekerjasama dengan instansi terkait," ujar Kasat Lantas Polresta Padang AKP Syukur Hendri Saputra, Minggu, (25/10/2020).

Dalam kegiatan patuh protokol kesehatan, kata dia, pihaknya akan memberikan sosialisasi terkait prokes Covid-19 serta pembagian masker bagi pengendara yang tidak atau lupa memakai masker.

"Sementara dalam operasi zebra, ada tiga jenis pelanggaran yang menjadi sasaran utama dalam pelanggaran tersebut," sebutnya kepada wartawan.

Dijelaskan Sukur, ketiga sasaran itu yakni, melawan arus lalu lintas, pelanggaran garis berhenti (stop line), dan tidak menggunakan helm. Bagi pelanggar, akan dikenakan ancaman hukuman berdasarkan UU No. 22 Tahun 2009 akan terancam pidana kurungan paling lama 1 bulan atau denda paling banyak Rp250 ribu.

Itu pelanggar bagi pemotor yang tidak memakai helm, sambung Sukur, sedangkan melanggar rambu-rambu dan marka jalan, termasuk stop line, bakal terancam pidana kurungan paling lama 2 bulan atau denda paling banyak Rp500 ribu.

Ditambahkannya, pelanggar lalu lintas yang melawan arus akan dikenakan sanksi sesuai Pasal 287 ayat 1 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Pelanggar lalu lintas yang melawan arus dikenakan Pasal 106 ayat (4) huruf a atau Marka Jalan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 106 ayat (4) huruf b dipidana dengan pidana kurungan paling lama 2 bulan atau denda paling banyak Rp500 ribu.

"Kemudian Surat Izin Mengemudi (SIM) tentunya wajib dimiliki oleh pengendara sebagai syarat untuk dapat mengemudikan kendaraan pada lalu lintas. Maka, bagi masyarakat yang ingin bepergian agar memeriksa surat-surat terlebih dahulu," tandasnya. (*)

Reporter : Buliza Rahmat /  Editor : Rahma Nurjana

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]