Korban Jatuh dari Kelok Ternyata Pejalan Kaki 


Ahad, 25 Oktober 2020 - 20:39:53 WIB
Korban Jatuh dari Kelok Ternyata Pejalan Kaki  Ilustrasi

HARIANHALUAN.COM - Kapolres Limapuluh Kota, AKBP Trisno Eko Santoso melalui Kasat Reskrim, AKP. Nofrizal Chan membenarkan adanya seorang warga yang jatuh dari kelok IX, Minggu 25 Oktober 2020. Namum sejauh ini, pihaknya belum mengetahui identitas korban maupun kondisi terakhirnya, sebab pihak kepolisian dan tim lainnya masih melakukan proses evakuasi. 

Kasat Reskrim juga menyebutkan, korban diketahui adalah pejalan kaki yang sering lewat di kawasan kelok sembilan. Terkait identitas maupun penyebab ia jatuh hingga kini belum diketahui.

"Kejadian orang jatuh dari kelok sembilan yang paling atas memang ada sekitar 15 menit yang lalu, namun untuk laporan lengkap belum saya terima karena anggota masih dilapangan melakukan evakuasi," sebutnya Minggu 25 Oktober 2020 sekitar pukul 20.00 Wib.

AKP. Nofrizal Chan juga belum bisa memastikan kondisi terakhir dari warga yang jatuh itu. Ia meminta media untuk bersabar menunggu informasi lengkap.

"Nanti kalau sudah ada laporan lengkap akan saya kabar, mohon bersabar," ujarnya. 

Hingga kini teka-teki jatuhnya seorang warga yang belum diketahui identitas maupun asalnya itu masih menjadi misteri. 

Beberapa tahun sebelumnya, peristiwa tewasnya warga secara misterius juga pernah terjadi di daerah itu. Saat itu korban bernama Amreh Santoso yang tengah bersama rombongan hilang setelah turun dari mobil yang ia tumpangi bersama rekannya. 

Saat kejadian, ia pamit buang air kecil ke arah anak sungai/batang sanipan dijembatan kelok sembilan paling bawah. Setelah pamit itu, ia tak pernah kembali. 

Jasad Amreh justru ditemukan mengapung tanpa busana. Hingga kini, penyebab kematian itu masih menjadi misteri. (*)

Reporter : Zulkifli /  Editor : Heldi Satria

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]