Kabupaten Pessel Miliki Nagari Percontohan Pengembangan Pariwisata


Selasa, 27 Oktober 2020 - 10:29:02 WIB
Kabupaten Pessel Miliki Nagari Percontohan Pengembangan Pariwisata Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Pessel, Hadi Susilo

HARIANHALUAN.COM - Sebagai salah satu daerah yang sudah dijadikan sebagai tujuan wisata di Sumbar, Kabupaten Pesisir Selatan terus menggali dan mengembangkan semua potensi yang ada di daerah itu. Untuk mendorong dan memotivasi masyarakat agar terus berinovasi, Pemda setempat menjadikan Nagari Taluak dan Nagari Limau Gadang Lumpo sebagai percontohan dalam melakukan pengembangan pariwisata di daerah itu.

Penetapan percontohan pada dua nagari itu memang didasari potensi yang dimiliki, seiring dengan perkembangan dan kemajuan yang terjadi pada dua objek yang diunggulkan sejak beberapa tahun terakhir tersebut. Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Pessel, Hadi Susilo bahwa di sana memiliki destinasi wisata yang mumpuni.

"Sebagai daerah yang memiliki potensi besar di sektor pariwisata, Pessel menetapkan dua nagari dari 182 nagari sebagai contoh dalam melakukan pengembangan pariwisata. Dua nagari itu adalah Nagari Taluak di Kecamatan Batangkapas, dan Nagari Limau Gadang Lumpo di Kecamatan IV Jurai," katanya dikutip dari website resmi Pemkab Pessel, Selasa (27/10).

Dicontohkannya bahwa di Nagari Taluak Kecamatan Batangkapas, terdapat objek wisata Pantai Tan Sridano yang semakin mendunia. Di lokasi itu juga terdapat kawasan hutan pinusnya yang rindang, serta juga air payaunya yang bisa dikembangkan menjadi kolam renang alami. 

Sedangkan di Nagari Limau Gadang Lumpo, terdapat pula wisata alam yang tidak hanya menyuguhkan air terjun yang eksotis. Namun juga arus sungai yang deras dan cocok dijadikan sebagai tempat permainan tubing ataupun arum jeram.

Hingga kini, pihaknya melalui petugas terus melakukan penyuluhan juga intens melakukan berbagai kegiatan promosi. Mulai dari kegiatan penguatan kelembagaan pendukung pariwisata, hingga mendorong masyarakat agar siap menyambut wisatawan.
   
"Upaya itu dilakukannya, sebab sebuah destinasi wisata akan sulit berkembang jika tidak ada sinergitas antar lembaga mulai dari pemerintah nagari, lembaga adat, pemuda dan lainnya," jelas Hadi.
   
Setelah semuanya bersinergi, lanjutnya, masih terdapat tugas lainnya yaitu menyiapkan masyarakat menyambut wisatawan. Hal ini tidak kalah penting karena akan menentukan kenyamanan wisatawan selama di lokasi. Kata dia, sikap murah senyum dan ramah saja tidaklah cukup. Masyarakat harus kreatif dalam menyambut tamu yang datang.

"Seperti kreatif membuat panganan yang menggugah selera, mampu menyediakan penginapan yang nyaman, serta peduli dengan kehadiran wisatawan," jelasnya.
   
Dia menambahkan bahwa di daerah itu hampir semua nagari itu memiliki satu destinasi wisata yang bisa diunggulkan. Agar semua nagari yang memiliki destinasi wisata juga bisa maju dan berkembang di daerah ini, maka dua nagari percontohan tersebut jadikan sebagai rujukan bagi nagari lainnya di daerah ini untuk belajar.(*)

Reporter : Merinda Faradianti /  Sumber : berita.pesisirselatankab.go.id /  Editor : Heldi Satria

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]