RI Bakal Punya Bank Syariah Raksasa, Ini Kata Jokowi


Kamis, 29 Oktober 2020 - 07:23:18 WIB
RI Bakal Punya Bank Syariah Raksasa, Ini Kata Jokowi Presiden Joko Widodo

HARIANHALUAN.COM - Sebanyak tiga bank syariah BUMN yakni Bank Syariah Mandiri (BSM), BRI Syariah, dan BNI Syariah sedang proses penggabungan alias merger.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan mimpi besar di balik peleburan ketiga bank tersebut. Dia menjelaskan aksi korporasi itu bakal membuat Indonesia memiliki bank syariah raksasa.

"Nantinya semua aset bank syariah milik negara akan dilebur menjadi satu untuk melahirkan bank syariah raksasa," kata Jokowi dalam acara Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2020 yang tayang di saluran YouTube ISEF Indonesia, Rabu (28/10/2020).

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menekankan bahwa pemerintah memiliki perhatian besar untuk membangkitkan raksasa keuangan syariah di Indonesia.

"Pemerintah memiliki concern besar untuk membangkitkan raksasa ini. Salah satunya dengan membangun satu bank syariah terbesar di Indonesia," sebutnya.

"Total 3 aset bank syariah BUMN yaitu BRI Syariah, Bank Syariah Mandiri, dan BNI Syariah sampai semester pertama 2020 adalah Rp 214 triliun. Sebuah angka yang besar," tambahnya.

Dirinya pun menyayangkan Indonesia yang memiliki banyak potensi ekonomi syariah tapi tak dimanfaatkan dengan baik. Baca di halaman selanjutnya.

Jokowi mencontohkan Indonesia memiliki banyak produk halal unggulan, mulai dari makanan, kosmetik, juga fashion. Yang dia disayangkan itu belum dimanfaatkan dengan baik.

"Sayangnya potensi yang besar dalam industri halal ini juga belum dimanfaatkan dengan baik, belum kita manfaatkan dengan baik," kata Jokowi.

Pria yang pernah menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta itu pun menjelaskan salah satu mimpi Indonesia adalah menjadi pusat fashion muslim terbesar di dunia.

Untuk itu, segala potensi yang ada perlu dioptimalkan dengan baik agar cita-cita Indonesia di bidang ekonomi syariah dapat diwujudkan. Dijelaskannya, beberapa upaya telah dijalankan pemerintah.

"Karena itu upaya pengembangan yang integratif dan komprehensif perlu terus kita lakukan. Ekosistem industrinya perlu dibenahi, regulasinya harus efisien, SDM-nya juga harus dipersiapkan dengan baik," paparnya.

Di lain sisi, Jokowi menjelaskan pemerintah juga terus mengembangkan industri keuangan syariah, salah satunya mengembangkan bank wakaf mikro di berbagai tempat, bekerja sama dengan pondok-pondok pesantren maupun organisasi-organisasi keagamaan.

"Pengembangan ekonomi syariah yang berbasis sektor riil, padat karya, dan industri halal juga sangat potensial untuk memperluas penyerapan tenaga kerja dan membuka peluang usaha baru," tambahnya.(*)

 Sumber : detik.com /  Editor : Nova Anggraini

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]