Gandeng Whiz Prime Hotel, PNP Gelar Pelatihan K-4 untuk 'Paket Isolasi Mandiri'


Kamis, 29 Oktober 2020 - 11:41:25 WIB
Gandeng Whiz Prime Hotel, PNP Gelar Pelatihan K-4 untuk 'Paket Isolasi Mandiri' PNP gelar pelatihan 'paket isolasi mandiri' di Whiz Prime Hotel. Dok PNP

HARIANHALUAN.COM - Sepinya pengunjung menuntut pengelola bisnis perhotelan berinovasi dalam pemasarannya agar bisa tetap bertahan. Salah satunya, melalui penawaran "Paket Isolasi Mandiri" bagi warga setempat yang dinyatakan positif terpapar Covid-19.

Terutama sejak RSUP M. Jamil Padang dan rumah sakit lainnya dinyatakan penuh, tak bisa menampung pasien yang terpapar Covid-19 lagi. Namun demikian tidak semua hotel memiliki kesiapan SDM dari segi kebersihan, kesehatan, keselamatan, kelestarian lingkungan terkait Covid-19.

Menyadari fenomena tersebut, Politeknik Negeri Padang (PNP) menawarkan paket pelatihan CHSE yang lebih dikenal sebagai Kebersihan, Kesehatan, Keselamatan, Kelestarian Lingkungan (K-4L).

Program Cleanliness, Health, Safety, Environment Sustainability (CHSE) adalah salah satu luaran dari penelitian terapan yang merupakan kolaborasi penelitian lintas bidang ilmu yaitu Perhotelan dan K-3.

Oleh karena itu PNP mengutus peneliti Ranti Komala Dewi dari Jurusan Administrasi Niaga, dan Fardinal dari Jurusan Teknik Mesin.

"Sebagai mitra, kami memilih Whiz Prime Hotel yang berdasarkan riset kami memang memiliki visi yang sama untuk memutus rantai penyebaran Covid-19 di Sumatera Barat," terang Ranti, dikutip dari website PNP, Kamis (29/10/2020).

Menurut jebolan Manajemen Pariwisata dan Perhotelan Universite Paris 1 Pantheon Sorbonne Prancis ini, hasil penelitian mengenai penerapan CHSE pada Hotel Whiz Prime Padang dipaparkan dan didiskusikan ke segenap pengelola dan karyawan Whiz Prime. Terakhir PNP memberikan pemahaman yang lebih dalam melalui pelatihan CHSE dengan menghadirkan narasumber handal, Yanuar Wahyono Adi.

"Harapan kami, mitra kami Whiz Prime bisa mendapatkan sertifikasi CHSE. Kebetulan saat ini Kemenparekraf memprioritaskan untuk usaha hotel, restoran/rumah makan, pondok wisata/homestay, daya tarik wisata, usaha wisata arung jeram, usaha wisata selam, dan usaha lapangan golf, juga desa wisata. Semua tahapan proses sertifikasi ini dibiayai oleh Kemenparekraf, artinya biaya tidak dibebankan ke pengelola destinasi dan usaha pariwisata, alias sertifikasi gratis!," jelas Fardinal. (*)

Reporter : Milna Miana /  Editor : Milna Miana

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]