Sering Memperjuangkan Infrastruktur, Mulyadi Empati Melihat Jalan ke Sumpur Kudus Sijunjung


Kamis, 29 Oktober 2020 - 14:00:55 WIB
Sering Memperjuangkan Infrastruktur, Mulyadi Empati Melihat Jalan ke Sumpur Kudus Sijunjung Sering Memperjuangkan Infrastruktur, Mulyadi Empati

HARIANHALUAN.COM - Calon Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) nomor urut 1 Mulyadi merasakan empati terhadap masyarakat saat melintasi jalan menuju Nagari Sumpur Kudus, Sijunjung. Menurut dia, tidak seharusnya masyarakat merasakan jalan rusak selama puluhan tahun.

Anggota DPR RI dengan suara terbanyak se-Sumbar itu menyusuri jalan rusak dengan tebing dan jurang yang rawan longsor. Jalan di beberapa titik hanya tanah dan sulit dilalui jika hujan turun.

Dia menyebut, pemimpin harus bertanggung jawab menjamin konektivitas antar wilayah bisa dilalui dengan nyaman. Tidak membiarkan kondisi tersebut bertahun-tahun.

"Pemimpin tidak bisa membiarkan jalan rusak seperti itu. Kalau punya rasa empati, kondisi tersebut tidak bisa dibiarkan, apalagi bertahun-tahun," kata Mulyadi di Sumpur Kudus, Rabu (28/10/2020).

Mulyadi mengatakan, kemajuan suatu daerah harus dijamin akses jalan menuju daerah tersebut. Sehingga arus orang dan barang bisa lancar tanpa kendala.

Hal itu menurut dia harus menjadi perhatian pemerintah agar masyarakat merasakan pembangunan merata. Jangan sampai ada yang merasa dianaktirikan oleh pemerintah.

"Bagaimana kampungnya berubah kalau jalannya seperti itu. Jangan sampai orang ke sana harus mikir dulu karena jalannya rusak," ucapnya.

Lebih lanjut, dia menuturkan itulah gunanya pemimpin. Sering turun ke bawah dan melihat dan merasakan langsung. Sebagai orang yang diberi amanah harus menjalankan amanah demi kepentingan seluruh masyarakat.

"Pemimpin itu bukan untuk mencari jabatan, tapi memikul tanggung jawab dan akan dicatat oleh Allah SWT. Tanggung jawab pemimpin itu berat, sehingga harus menjamin dan menjaga betul amanah masyarakat, tidak membiarkan masyarakat menikmati jalan berpuluh tahun rusak," ujar Mulyadi.

Sebelumnya, tokoh masyarakat Sumpur Kudus, Agustus R. menyampaikan keluhannya dengan kondisi jalan ke Nagari Sumpur Kudus. Dia bersyukur Mulyadi hadir dan melihat langsung jalan ke kampungnya.

Agus menyebut, selama ini masyarakat Sumpur Kudus terus dijanjikan untuk pembangunan jalan. Namun, tidak pernah ada realisasi. Masyarakat hanya dijadikan objek kepentingan politik.

"Kami di sini seperti hanya dijadikan korban dari janji-janji politik, tidak ada realisasi, jalan menuju kampung kami masih begitu-begitu saja, seperti yang bapak lalui tadi," terang Agus.

Dia dan masyarakat Sumpur Kudus berharap banyak kepada Mulyadi karena dikenal banyak pengalaman di pusat dan bisa memperjuangkan berbagai infrastruktur bagi masyarakat Sumpur Kudus. (*)

 Sumber : Rilis /  Editor : Heldi Satria

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]