Diduga Penadah HP Curian, Tiga Pelaku Dibekuk Polisi, Satu Diantaranya Perempuan


Jumat, 30 Oktober 2020 - 15:51:03 WIB
Diduga Penadah HP Curian, Tiga Pelaku Dibekuk Polisi, Satu Diantaranya Perempuan GR, Pelaku penadah HP curian

HARIANHALUAN.COM -- Tiga pelaku diduga penadah handphone hasil curian kembali dibekuk tim Elang Polresta Padang, Kamis (29/10) sekitar pukul 19.30 WIB. Satu pelaku diantaranya adalah seorang perempuan berinisial GR (24).

Sementara dua pelaku lain masing-masing inisial B (19) dan R (20) yang berperan sama dengan GR diduga sebagai penjual dan pembeli barang hasil curian tersebut. Sedangkan pelaku utama bernama Kaliang saat ini sedang buron dan masuk daftar pencarian orang (DPO).

"Ketiga pelaku tersebut diduga telah melakukan tindak pidana pertolongan jahat dengan menjual dan membeli sebuah Handphone (HP) Realme 6 pro," ujar Kasat Reskrim Polresta Padang, Kompol Rico Fernanda, Jumat (30/10/2020).

Dijelaskan Rico, merupakan hasil dari perkara tindak pidana pencurian yang terjadi pada hari Kamis (24/9) sekitar pukul 09.00 WIB di sebuah rumah Jalan Ampang Karang Ganting, Kecamatan Kuranji Kota, Padang oleh pelaku Kaliang yang kini masih jadi buronan polisi.

"Sedangkan untuk ketiga pelaku, satu diantaranya adalah perempuan telah dibawa ke Mapolresta Padang untuk dilakukan interogasi," terangnya lagi.

Informasi yang dihimpun harianhaluan.com, penyelidikan berawal dari adanya laporan polisi tentang pencurian sebuah HP. Berdasarkan nomor Imei yang ada di HP, dan di lacak keberadaannya, di ketahui HP tersebut berada di tangan terduga pelaku R.

Setelah dilakukan penyelidikan, polisi mendapat informasi bahwa R sedang berada di rumahnya di daerah Alai Parak Kopi dan setelah itu anggota opsnal mendatangi rumah tersangka tersebut dan mendapati adiknya berinisal B sedang berada dirumah.

Dari keterangan B, diketahui R sedang berada dikawasan Simpang Haru. Kemudian anggota opsnal bersama B langsung mencari R kerumah temannya yang dimaksud. Sehingga B berhasil ditangkap bersama barang bukti sebuah HP.

Saat diinterogasi, R mengaku telah membeli handphone tersebut dari GR yang beralamat di Jalan Belakang Pasar Simpang Haru, Kelurahan Sawahan Timur, Kecamatan Padang Timur. Berkat informasi itu, GR pun ditangkap dan digiring ke Mapolresta Padang.

Kepada penyidik, GR menjelaskan bahwa HP tersebut dibeli oleh Gusti seharga Rp 900 ribu kepada teman suaminya bernama Kaliang yang saat ini masih DPO dan di duga sebagai pelaku utama pencurian tersebut.

Kemudian HP tersebut dijualnya kepada R seharga Rp 1,8 juta. Selanjutnya HP tersebut dibeli R dan meminjam adiknya yang berinisial B. Usai mendapatkan HP, Rostan selalu menggunakan HP tersebut, hingga akhirnya terpaksa diamankan karena menggunakan HP yang di duga sebagai barang curian. (*)
 

Reporter : Buliza Rahmat /  Editor : Rahma Nurjana

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]