Yulia Hastuti Berbagi Pengalaman Hadapi Covid-19: Selalu Berpikir Positif Agar Segera Negatif


Jumat, 30 Oktober 2020 - 17:33:12 WIB
Yulia Hastuti Berbagi Pengalaman Hadapi Covid-19: Selalu Berpikir Positif Agar Segera Negatif Yulia Hastuti salah seorang aparatur sipil negara (ASN) Pemda Tanah Datar

HARIANHALUAN.COM - Yulia Hastuti salah seorang aparatur sipil negara (ASN) Pemda Tanah Datar masih harus berjuang  untuk kembali bisa berkumpul dengan keluarga, rekan kerja di kantor dan untuk kembali hidup seperti hari-hari biasanya. Ia terpapar virus corona dan masih membutuhkan waktu dan energi untuk bisa sembuh.  Yulia Hastuti menjalani karantina di komplek pusat pelatihan di Baso Agam, sejak dinyatakan positif Covid-19 pada 14 Oktober lalu. Kini telah 17 hari lamanya ia menjalani karantina, dua kali tes swab dan dua kali pula hasilnya positif.

"Alhamdulillah kondisi saya sudah sangat jauh perubahannya saat ini, meski masih positif, namun rasa sakit di kepala sudah hilang, diare pun sudah tidak ada, sepertinya saya masih harus maksimal lagi berjuang melawan penyakit ini, agar bisa kembali bersama keluarga di rumah," kata Yulia kepada HarianHaluan.Com via telepon selularnya mengisahkan suka dan dukanya menjalani karantina, Jumat (30/10/2020).

Yulia penyandang gelar magister  kelahiran Padang, 14 Juli 1983 ini, sangat optimis ia bisa segera sehat, negatif dari Covid-19. Baginya hal itu akan terwujud bila dirinya mampu mengarahkan pikirannya secara positif dan utuh mendukung pemulihan itu. "Gejala awal yang saya alami demam, hilangnya rasa pada indra penciuman, pada indra perasa dan diare. Cara saya dalam menjalaninya, dalam melawan sakit dan berjuang untuk sehat, dengan selalu berfikiran positif, karena dengan fikiran positif akan meningkatkan imun, tetapi sampai ini saya akui hal itu masih belum sepenuhnya bisa saya lakukan, jadi saya masih sering down," kata Yulia yang merupakan warga Kompleks Aldi Residence, Saruaso Tanah Datar itu berkisah.

Disebutkannya juga, di tempat karantina, ia selalu olahraga dan berjemur di pagi hari, meminum vitamin serta banyak minum air putih hangat, minum air kelapa muda ditambah garam dan madu, mencuci hidung dengan cairan nacl, mencuci tangan dan selalu pakai masker, katanya.

"Dari semua itu, yang utama adalah fikiran, kalaupun semua sudah dilakukan tetapi fikiran mash down, ya hasilnya masih mengecewakan," ujar Yulia.
Saat ditanya dari mana tertular virus yang telah banyak menjangkiti dan membunuh manusia ini, Yulia menyebutkan tertular dari teman sekantornya di Pemda Tanah Datar, hasil tracking karena ia termasuk salah seorang yang kontak erat dengan pasien positif teman kerja, pada 14 Oktober menyatakan dirinya positif Covid-19. Telah 17 hari terpapar dan berharap bisa segera pulih dan bisa mendapatkan hasil negatif.

Yulia juga berpesan dari tempat karantinanya saat ini, kepada siapa pun, masyarakat di manapun berada dan pembaca, agar tidak terpapar seperti yang kini dialaminya. "Jangan lalai pakai masker, rajin mencuci tangan, menjaga jarak fisik dengan orang di luar, jika bepergian dengan kendaaran usahakan tidak menghidupkan AC, jika harus dihidupkan masker harus tetap dipakai, jangan sampai longgar. Juga hindari atau kurangi makan di luar serta jalankan pola hidup sehat lainnya dengan giat berolahraga dan konsumsi makanan sehat dan gizi seimbang. Mohon juga doakan saya agar bisa cepat sembuh dan kembali beraktifitas seperti biasa," kata Yulia menyampaikan pesannya kepada kita semua. (*)

Reporter : Feri Maulana /  Editor : Rahma Nurjana

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]