Mobil Terbang Mulai Dipasarkan, Harganya Tak Masuk Akal


Ahad, 01 November 2020 - 14:31:29 WIB
Mobil Terbang Mulai Dipasarkan, Harganya Tak Masuk Akal Mobil terbang Sky Samson Switchblade. Foto: Istimewa

HARIANHALUAN.COM - Mobil terbang tampaknya bakal menjadi tren baru dalam beberapa tahun ke depan. Pasalnya, banyak manufaktur otomotif dan perusahaan start-up yang berlomba-lomba membuat dan mengembangkan mobil terbang. Saat ini bahkan sudah ada produsen yang menjual mobil terbang secara resmi. Lalu, berapa harganya?.

Seperti dikutip dari detikoto, Minggu (1/11/2020)? Samson Sky adalah salah satu produsen yang sudah menjual mobil terbang untuk kalangan umum. Perusahaan asal California, AS ini memasarkan mobil terbang berkapasitas dua penumpang yang diberi nama Switchblade.

Meski banyak yang meragukan, Switchblade seharga $ 150.000 atau setara Rp 2,2 miliar diklaim laku keras. Dikabarkan sudah ada 1.313 pemesan mobil terbang yang berasal dari puluhan negara, dan 50 negara bagian Amerika Serikat.

Mesinnya adalah V4 berpendingin cairan turbo bermuatan yang mampu mengeluarkan 200 dk, Mesin ini membuat mobil terbang melaju hingga kecepatan 100 km/jam dari posisi diam dalam 6,5 detik dan kecepatan tertinggi lebih dari 200 km/jam. Mobil terbang ini dibekali tiga roda.

Dalam uji landasan pacu, mobil sport terbang Switchblade mencapai kecepatan 88 mph, sebagai standar kecepatan lepas landas kendaraan. Foto: Samson Sky

Di udara Switchblade dirancang untuk melaju dengan kecepatan 257 sampai 305 km/jam. Jarak tempuhnya di udara bisa mencapai 800 km. Mobil ini bisa terbang dengan ketinggian di atas 13.000 kaki.

Selain Sky Samson, perusahaan start-up Jepang, SkyDrive, juga siap menjual produk mobil terbangnya. Mobil terbang SkyDrive dikatakan sudah melewati proses pengujian. Hasilnya pun diklaim posi

SkyDrive yang berbasis di Tokyo, sudah memperkenalkan model uji mobil terbang SD-03 awal bulan ini di Toyota City, Jepang. Mobil terbang satu kursi yang didukung baterai dan empat pasang baling-baling itu diuji dengan ketinggian hingga enam kaki di atas tanah dan melayang di area uji selama lima menit.

Itu adalah penerbangan berawak pertama SkyDrive dengan model SD-03. Perusahaan yang didukung oleh Toyota berencana untuk segera menjadikan prototipe ini menjadi model komersial dua tempat duduk pada tahun 2023. Ini adalah jadwal yang sama yang ditargetkan oleh pemerintah Jepang untuk meluncurkan layanan taksi terbang di kota-kota padat seperti Tokyo dan Osaka.

Selain kedua perusahaan tersebut, masih banyak lagi produsen mobil terbang yang terus melakukan pengujian prototipe mobil terbang pertamanya. Pada

Januari lalu, prototipe mobil terbang Hyundai dipamerkan pada ajang Consumer Electronic Show (CES) 2020 yang berlangsung di Las Vegas, Amerika Serikat. Tak hanya memperkenalkan mobil masa depannya, Hyundai juga mengumumkan ikatan kerja sama dengan aplikasi penyedia transportasi online, Uber.

Baru-baru ini Turki juga menjadi salah satu negara yang mengembangkan mobil terbang. Mobil terbang racikan Turki itu berhasil mengangkasa dalam uji terbang perdananya. Mobil terbang bernama Cezeri itu didesain dan dikembangkan oleh orang-orang lokal Turki.

Media lokal menyebutnya sebagai mobil terbang. Tapi, tampilannya seperti sebuah quadcopter yang menyediakan tempat duduk untuk satu orang. 'Mobil terbang' ini memiliki kemampuan lepas landas dan mendarat secara vertikal. Selama uji terbang, Cezeri diterbangkan beberapa kaki di atas tanah melalui remote control. (*)

Editor : Milna Miana

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]